LombokPost – Bagi para penggemar balap motor yang siap menyaksikan aksi kelas dunia di Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), akses menuju lokasi kini semakin mudah dan terintegrasi.
Sirkuit yang terletak di kawasan Kuta Mandalika ini dirancang dengan infrastruktur pendukung yang memadai.
Memastikan pengalaman menonton berjalan lancar sejak tiba di Pulau Lombok.
Berikut adalah panduan lengkap rute dan pilihan transportasi menuju Sirkuit Mandalika.
Akses Utama ke Lombok: Udara dan Laut
Langkah pertama menuju Mandalika adalah mencapai Pulau Lombok, yang dapat ditempuh melalui jalur udara maupun laut.
Jalur Udara (Paling Direkomendasikan)
Tujuan utama adalah Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM / LOP) di Praya, Lombok Tengah.
Dari Mana? Hampir semua kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan Makassar, memiliki penerbangan langsung atau connecting flight menuju BIZAM.
Keunggulan: BIZAM adalah titik akses terdekat.
Jarak dari bandara ke Sirkuit Mandalika hanya sekitar 20 hingga 25 kilometer, dengan perkiraan waktu tempuh sekitar 30-40 menit menggunakan kendaraan darat melalui Jalan Bypass BIL-Mandalika yang mulus.
Jalur Laut (Alternatif dari Jawa dan Bali)
Bagi wisatawan yang membawa kendaraan pribadi atau datang dari Bali/Jawa, Lombok juga bisa diakses melalui jalur laut.
Dari Surabaya: Ambil kapal dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju Pelabuhan Lembar dengan waktu tempuh kurang dari 24 jam.
Dari Bali: Ambil kapal feri dari Pelabuhan Padangbai (Bali) menuju Pelabuhan Lembar (Lombok Barat). Waktu tempuh perjalanan laut berkisar antara 4-5 jam.
Dari Jawa Timur: Tersedia juga kapal penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi) atau Pelabuhan Jangkar (Situbondo).
Lanjut ke Mandalika: Dari Pelabuhan Lembar, perjalanan darat menuju Mandalika menempuh jarak sekitar 50-60 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam.
Pilihan Transportasi dari Kedatangan ke Sirkuit
Setelah tiba di Bandara BIZAM atau Pelabuhan Lembar, memiliki berbagai opsi transportasi untuk mencapai Sirkuit Mandalika.
Layanan Transportasi Khusus (Shuttle Bus)
Pada perhelatan akbar seperti MotoGP, Pemerintah Provinsi NTB dan penyelenggara biasanya menyediakan layanan shuttle bus gratis dari titik-titik strategis (termasuk dari Bandara BIZAM dan beberapa titik di Mataram) langsung menuju area sirkuit.
Tips: Pastikan memeriksa jadwal keberangkatan dan lokasi penjemputan resmi yang biasanya diumumkan menjelang hari-H acara. Shuttle bus ini seringkali menjadi opsi paling efisien untuk menghindari kemacetan dan sistem Park & Ride di area sirkuit.
Taksi dan Sewa Kendaraan
Taksi Bandara/Konvensional: Tersedia layanan taksi berargo maupun taksi non-argo di Bandara BIZAM. Tarif taksi non-argo umumnya sudah ditetapkan (tarif ke Mandalika bervariasi tergantung jenis mobil, mulai dari sekitar Rp93.000 hingga Rp150.000).
Sewa Mobil atau Motor: Pilihan ini menawarkan fleksibilitas tertinggi. Dapat menyewa mobil atau motor langsung di Bandara BIZAM atau di Kota Mataram.
Ojek Online: Layanan ojek online (motor) tersedia dari Bandara menuju sirkuit dan bisa menjadi pilihan yang lebih hemat dan cepat, terutama jika bepergian sendiri.
Bus DAMRI
Tersedia layanan Bus DAMRI yang melayani rute dari Bandara Internasional Lombok (BIZAM) menuju berbagai destinasi, termasuk Kuta Mandalika. Rute ini sangat terjangkau, dengan tarif yang biasanya berkisar antara Rp15.000 hingga Rp20.000.
Tips Penting Menonton di Sirkuit
Sistem Parkir Park & Ride: Pada hari balapan besar, sirkuit menerapkan sistem Park & Ride. Penonton harus memarkir kendaraan (pribadi atau sewa) di area parkir yang ditentukan, kemudian melanjutkan perjalanan ke sirkuit menggunakan shuttle bus resmi.
Perhatikan Tiket: Warna tiket atau gelang penonton sangat penting karena menentukan pintu masuk (gate) dan jalur yang harus dilalui menuju area tribun.
Waktu Tempuh: Antusiasme penonton MotoGP sangat tinggi, sehingga kemacetan di sekitar Mandalika tidak terhindarkan. Datanglah lebih awal dari jadwal balapan untuk mendapatkan tempat dan posisi menonton terbaik.
Jaga Kesehatan: Cuaca di Mandalika bisa sangat panas. Selalu bawa topi, kacamata hitam, dan pastikan tetap terhidrasi.
Selamat menikmati Pertamina Grand Prix of Indonesia!
Editor : Jelo Sangaji