Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Habiskan Dana Rp1,72 Triliun, NTB Rupanya Memiliki Bendungan yang Beroperasi Dengan Teknologi Baru

Fratama P. • Senin, 20 Oktober 2025 | 21:19 WIB
Salah satu bendungan di NTB
Salah satu bendungan di NTB

LombokPost - Nusa Tenggara Barat (NTB) kini menjadi lokasi dari sebuah proyek infrastruktur air yang monumental, yaitu Bendungan Beringin Sila.

Bendungan yang terletak di Desa Motong, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, Provinsi NTB, ini tidak hanya menghabiskan anggaran yang fantastis tetapi juga diklaim mengadopsi teknologi konstruksi baru pertama di Indonesia.

Proyek ini diharapkan memberikan dampak positif dan signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sumbawa.

Pembangunan bendungan ini dimulai sejak tahun 2018 dan membutuhkan waktu selama empat tahun untuk diselesaikan, dengan total biaya investasi yang mencapai Rp1,72 triliun.

Biaya yang besar ini dinilai setimpal dengan manfaat luar biasa yang diberikan oleh kehadiran bendungan, menjadikannya investasi strategis bagi sektor pertanian dan energi di wilayah tersebut.

Bendungan Beringin Sila di NTB ini secara resmi diresmikan pada 29 Desember 2022.

Dimensi Konstruksi dan Multi-Fungsi yang Luar Biasa

Secara teknis, Bendungan Beringin Sila NTB memiliki dimensi fisik yang mengesankan.

Struktur utamanya menjulang setinggi 70,5 meter, membentang sepanjang 787,58 meter, dan memiliki lebar puncak sebesar 12 meter.

Bendungan ini memiliki daya tampung genangan air yang luas, mencakup area seluas 126 hektare yang menjadi sumber utama manfaat multi-sektor.

Fungsi Bendungan Beringin Sila dirancang secara komprehensif, mencakup irigasi, penyediaan air baku, mitigasi bencana, hingga pembangkitan energi:

1. Irigasi Pertanian: Manfaat utamanya adalah sektor pertanian. Bendungan ini mampu mengairi sawah hingga 3.500 hektare.

2. Peningkatan Produktivitas Pangan: Presiden Joko Widodo menekankan bahwa bendungan ini mampu meningkatkan frekuensi panen bagi para petani di Sumbawa.

Beliau berharap, wilayah yang dulunya hanya mampu panen setahun sekali, kini dapat memanen dua hingga bahkan tiga kali per tahun, sehingga produktivitas pertanian di NTB dapat meningkat secara drastis sebagai return atau manfaat nyata dari anggaran pembangunan yang tidak sedikit.

3. Penyediaan Air Baku: Bendungan ini mampu menghasilkan air baku sebesar 76 liter per detik untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Sumbawa.

Fasilitas ini didukung oleh Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 40 liter per detik yang dilengkapi dengan reservoir berkapasitas 600 m³.

4. Mitigasi Bencana: Peran krusial lainnya adalah kemampuan mereduksi dampak banjir, dengan kapasitas mencapai 85 meter kubik per detik.

5. Diversifikasi Energi: Bendungan Beringin Sila turut berkontribusi pada penyediaan energi terbarukan.

Bendungan ini difungsikan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) dengan daya sebesar 1,4 MW.

Selain itu, terdapat instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) tambahan sebesar 35 KW, menunjukkan komitmen untuk mengintegrasikan sumber energi bersih.

Integrasi manfaat sektoral ini menjadikan Bendungan Beringin Sila NTB sebagai model pembangunan infrastruktur yang tidak hanya fokus pada satu aspek, melainkan memberikan solusi menyeluruh untuk kebutuhan air, pangan, energi, dan keamanan lingkungan di Kabupaten Sumbawa.***

Editor : Fratama P.
#Bendungan #NTB