Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kolaborasi Chef dan Pengusaha Lokal, Komoditas Udang Dipromosikan di HUT NTB ke-67

Yuyun Kutari • Rabu, 17 Desember 2025 | 20:07 WIB
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, saat ikut memasak udang bersama chef, di NTB Expo dalam rangka HUT NTB ke-67, Rabu (17/12).
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, saat ikut memasak udang bersama chef, di NTB Expo dalam rangka HUT NTB ke-67, Rabu (17/12).

 

LombokPost-Indonesian Chef Association (ICA) bersama Shrimp Club Lombok (SCL) menggelar aksi live cooking aneka olahan udang, dalam rangka berpartisipasi di NTB Expo sekaligus NTB Bermunajat yang berlangsung di Kantor Gubernur NTB, Rabu (17/12).

Kegiatan ini menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi NTB ke-67. Ketua Shrimp Club Indonesia (SCI) Wilayah Lombok Suriadi Adinata mengatakan kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan sekaligus kolaborasi antara pelaku usaha daerah dengan Pemprov NTB.

"Momentum HUT NTB dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah, khususnya sektor perikanan budi daya udang," jelasnya.

Menurutnya, NTB memiliki peran penting sebagai salah satu sentra produksi udang nasional. Selama ini, sebagian besar hasil produksi udang Indonesia masih ditujukan untuk pasar ekspor yakni sekitar 90 persen, sementara hanya sekitar 10 persen yang dikonsumsi di dalam negeri.

"Melalui momentum ini, kami ingin mendorong peningkatan konsumsi udang di pasar domestik, khususnya masyarakat lokal NTB,” ujarnya.

Hal ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin pertama terkait ketahanan pangan. Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan mencakup seluruh sektor, mulai dari pertanian, peternakan, perkebunan, hingga perikanan.

Baca Juga: KPU NTB Tindaklanjuti Usulan PAW Dewan NasDem, Fahrudin Gantikan almarhum Asaat Abdullah

“Udang merupakan salah satu primadona sektor perikanan dan menjadi bagian dari program strategis nasional. Sebagai daerah produsen udang, NTB sudah seharusnya ikut aktif mengenalkan dan mempromosikan produk ini di daerah sendiri,” katanya.

Untuk mendukung kegiatan live cooking, para pembudidaya udang yang berada di bawah koordinasi Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) NTB menyuplai bahan baku utama berupa udang segar, lebih dari 500 kilogram (kg).

Sedangkan pengolahan masakan udang dikoordinasikan oleh Dinas Pariwisata (Dispar) NTB bersama ICA. “Total ada lima jenis olahan udang yang dimasak oleh para chef. Kami menyiapkan stok bahan baku hingga 500 kg udang, yang bisa menghasilkan sekitar 5.000 hingga 6.000 porsi,” jelas Suriadi.

Kegiatan tersebut juga mendapat sambutan hangat dari Gubernur NTB. Bahkan, Gubernur tampak antusias dan ikut terlibat langsung dalam proses memasak.

“Saya cukup kagum karena ternyata Pak Gubernur sangat mahir memasak. Beliau terlihat terbiasa, mungkin karena pengalaman sebelumnya di luar negeri. Antusiasme beliau luar biasa,” tutur Suriadi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan promosi produk udang NTB semakin luas, tidak hanya di pasar internasional, tetapi juga tumbuh kuat di pasar domestik sebagai bagian dari penguatan ekonomi dan ketahanan pangan daerah. 

Editor : Akbar Sirinawa
#HUT NTB #Indonesian Chef Association #Gubernur NTB #olahan udang