Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemprov NTB Ungkap Alasan dr. Jack Layak Nakhodai Bapenda

Yuyun Kutari • Jumat, 9 Januari 2026 | 22:30 WIB
Kepala Diskominfotik NTB Ahsanul Khalik.
Kepala Diskominfotik NTB Ahsanul Khalik.

LombokPost - Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal melakukan mutasi dan rotasi pejabat eselon II dan eselon III lingkup Pemprov NTB, Jumat (9/1). 

Salah satu penugasan yang mendapat perhatian publik adalah penempatan dr Lalu Herman Mahaputra atau yang lebih dikenal dr Jack, sebagai kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) NTB.

Kepala Diskominfotik NTB Ahsanul Khalik menegaskan penugasan dr Jack, didasarkan pada pertimbangan objektif atas kapasitas kepemimpinan, manajerial, serta pengalaman tata kelola yang relevan dengan kebutuhan organisasi.

Mutasi dan penugasan pejabat struktural tidak semata-mata ditentukan oleh kesesuaian latar belakang disiplin ilmu formal, melainkan melalui proses pendalaman kompetensi, evaluasi kinerja, dan wawancara langsung dengan pimpinan daerah.

“Pemprov NTB melihat kompetensi pejabat secara utuh. Kepemimpinan, integritas, pengalaman manajerial, serta kemampuan mengelola sistem dan organisasi menjadi pertimbangan utama dalam penugasan jabatan strategis,” terangnya.

Ia menambahkan, meskipun dr Jack dikenal luas berlatar belakang profesi kedokteran dan memiliki pengalaman sebagai pimpinan rumah sakit, yang bersangkutan juga memiliki rekam jejak panjang sebagai pelaku usaha serta pemimpin organisasi yang memahami tata kelola bisnis, manajemen keuangan, pengambilan keputusan berbasis kinerja, dan pengembangan sistem yang berorientasi pada hasil.

Pengalaman tersebut dinilai relevan dengan tantangan Bapenda ke depan, terutama dalam mempercepat proses bisnis, memperkuat sistem pemungutan pajak dan retribusi daerah, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara berkelanjutan.

Menurutnya, penugasan ini sekaligus mencerminkan pendekatan kepemimpinan modern dalam birokrasi, yang tidak membatasi penilaian pada latar belakang profesi semata, melainkan pada kapasitas adaptif, visi manajerial, dan keberanian melakukan pembaruan sistem.

“Dengan gaya kepemimpinan yang terbuka, komunikatif, dan berorientasi pada perbaikan sistem, Pemprov NTB meyakini dr. Jack memiliki kapasitas untuk mendorong transformasi tata kelola di Bapenda,” terangnya.

Pemprov NTB menegaskan bahwa seluruh proses mutasi telah dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan melalui pertimbangan yang matang.

Penugasan ini diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam memperkuat tata kelola pendapatan daerah guna mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat NTB.

Editor : Marthadi
#Manajemen Keuangan #Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) #Gubernur NTB #evaluasi kinerja #NTB #Mutasi #integritas #pendapatan asli daerah (PAD) #Pemprov NTB