LombokPost-Kabar gembira bagi para pencinta ketinggian! Setelah ditutup total selama musim penghujan, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) akhirnya resmi merilis timeline pembukaan pendakian untuk musim 2026.
Bagi Anda yang sudah tidak sabar menapakkan kaki di Puncak Anjani, hari ini, Jumat 6 Maret 2026, adalah momen krusial. Sistem pemesanan tiket online atau "War Tiket" resmi dimulai!
Namun, jangan sampai salah jadwal. Ada perbedaan antara tanggal buka booking, acara seremonial, dan tanggal resmi pendaki boleh naik ke gunung. Simak rincian lengkapnya di bawah ini agar rencana pendakian Anda tidak berantakan.
Timeline Resmi Pendakian Rinjani 2026
Berdasarkan rilis resmi Balai TNGR, berikut adalah tiga tanggal penting yang wajib Anda catat:
Tanggal 6 Maret 2026
Pembukaan Booking Online
Tiket Bisa Dipesan melalui aplikasi e-Rinjani
Tanggal 28 Maret 2026
Rinjani Begawe 2026
Acara seremonial di Teras Udayana, Kota Mataram, sebagai penanda dimulainya musim pendakian Gunung Rinjani
Tanggal 1 April 2026
Pembukaan Jalur Pendakian
Hari pertama pendakian Gunung Rinjani untuk tahun 2026 melalui semua jalur, dengan total kuota 700 orang per hari.
Awas Keliru! 28 Maret Bukan Tanggal Mendaki
Banyak informasi beredar yang menyebutkan Rinjani dibuka pada 28 Maret. Pihak TNGR menegaskan bahwa tanggal tersebut adalah pelaksanaan Rinjani Begawe, sebuah festival budaya dan pengumuman resmi.
Adapun untuk pembukaan pendakian resminya, telah ditetapkan pada 1 April 2026.
Meski demikian, pendaki sudah bisa membeli tiket pada 6 Maret 2026. Pemesanan tiket pendakian bisa dilakukan melalui aplikasi e-Rinjani, yang dapat diunduh melalui IOS maupun Android.
Yang Baru di 2026: Teknologi Gelang RFID & Beacon
Tahun ini, standar keselamatan Rinjani naik kelas. Bukan lagi sekadar cek tiket, TNGR menerapkan sistem pemantauan digital secara penuh:
- Gelang RFID: Setiap pendaki wajib memakai gelang khusus untuk check-in dan check-out di tiap pos.
- Rinjani Beacon: Alat pelacak posisi real-time yang akan diberikan kepada rombongan pendaki untuk meminimalisir risiko pendaki hilang.
- Kuota Ketat: Total kuota harian masih dibatasi sebanyak 700 orang per hari untuk seluruh jalur (Sembalun, Senaru, Torean, Aik Berik, Timbanuh, dan Tetebatu).
Tips Sukses "War Tiket" e-Rinjani
Mengingat antusiasme yang sangat tinggi, aplikasi e-Rinjani diprediksi akan mengalami lonjakan trafik hari ini. Berikut tips agar tidak kehabisan kuota:
- Update Aplikasi: Pastikan aplikasi e-Rinjani Anda sudah versi terbaru (tersedia di Play Store dan App Store).
- Siapkan Data Diri: Siapkan scan KTP/Paspor dan data rombongan dalam format digital agar tinggal upload.
- Koneksi Stabil: Lakukan pemesanan di jam-jam off-peak atau pastikan jaringan internet Anda dalam kondisi prima.
Segera tentukan tanggal pendakian Anda dan amankan kuotanya sekarang juga. Jangan sampai rencana melihat sunrise di puncak tertinggi NTB ini hanya jadi wacana!
Editor : Akbar Sirinawa