LombokPost-Langkah strategis diambil oleh InJourney di bawah naungan Danantara dengan menunjuk putra daerah asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabolah Alkalamby, sebagai Komisaris PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA).
Penunjukan ini menjadi angin segar bagi keterwakilan tokoh lokal dalam pengelolaan aset strategis nasional di kawasan Mandalika.
Sabolah Alkalamby menyampaikan rasa syukur atas amanah baru yang diembannya. Ia berharap peran ini dapat menjadi jembatan untuk kemajuan daerah sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.
Baca Juga: Estafet di Lintasan Panas, Ananda Mikola Ambil Alih Kemudi MGPA
"Mohon doa, semoga amanah ini bisa saya jalankan dengan baik. Mohon dukungan dan support dari semua pihak," ujarnya kepada Lombok Post, Rabu (13/5).
Bagi Sabolah, posisi ini merupakan bentuk pengabdian untuk mendorong NTB agar semakin kompetitif di kancah global. Ia menilai Sirkuit Mandalika bukan lagi sekadar lintasan balap, melainkan ikon internasional yang memiliki multifungsi.
"Ini adalah tugas pengabdian dari negara untuk sebaik mungkin dapat berkontribusi bagi negara dan tentu untuk menduniakan NTB," tegasnya.
Baca Juga: Pemkab Loteng “Bersih-bersih” Indomaret dan Alfamart, Diminta Tutup Mandiri Paling Lambat 16 Mei
Ia menambahkan bahwa transformasi Mandalika dalam beberapa tahun terakhir sangat signifikan.
"Dahulu kita tahu hanya untuk balapan MotoGP, tetapi beberapa tahun terakhir sudah banyak event lain yang terlaksana, baik skala lokal, nasional maupun internasional," lanjut Sabolah.
Menatap masa depan, Sabolah mengidentifikasi tantangan utama MGPA adalah menjaga keberlanjutan aktivitas di sirkuit.
Ia berkomitmen untuk menarik lebih banyak agenda internasional guna meningkatkan perputaran ekonomi bagi masyarakat NTB.
"Ke depan tugas kita insyaallah memperbanyak event agar Mandalika makin dikenal dunia dan tentu memberikan dampak kepada perputaran ekonomi daerah," tuturnya.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Sabolah menekankan pentingnya kolaborasi erat antara MGPA dengan Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Hal ini dilakukan agar pengembangan kawasan tetap selaras dengan visi pembangunan daerah.
“InsyaAllah akan semaksimal mungkin melakukan koordinasi intensif dengan Pak Gubernur NTB dan Bupati Lombok Tengah agar sejalan dengan visi beliau, yaitu NTB Makmur Mendunia,” kata Sabolah.
Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa keberhasilan Mandalika bergantung pada kerja kolektif.
Baca Juga: IMI dan MGPA Incar Asian Le Mans Series Mengaspal di Sirkuit Mandalika
"Visi besar yang ujungnya untuk kemanfaatan kepada masyarakat harus dilakukan secara bersama-sama dalam kolaborasi," pungkasnya.
Editor : Jelo Sangaji