Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gandeng Markoding, IBM, dan Yayasan Dian Sastro, Dikpora NTB Geber Beasiswa AI 2026 untuk Perempuan

Pujo Nugroho • Selasa, 26 Mei 2026 | 17:09 WIB
Perwakilan Dikpora NTB bersama IBM Corporation, Yayasan Dian Sastrowardoyo, dan Markoding Digital Hub serta peserta pelatihan. (DIKPORA NTB/LOMBOK POST)
Perwakilan Dikpora NTB bersama IBM Corporation, Yayasan Dian Sastrowardoyo, dan Markoding Digital Hub serta peserta pelatihan. (DIKPORA NTB/LOMBOK POST)

 

 

LombokPost - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB bergerak cepat dalam mencetak talenta digital perempuan yang berdaya saing global. Melalui Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan, Dikpora NTB resmi menggandeng IBM Corporation, Yayasan Dian Sastrowardoyo, dan Markoding Digital Hub. Sinergi besar ini diwujudkan melalui sosialisasi dan workshop Beasiswa Perempuan Inovasi 2026 berbasis Artificial Intelligence (AI) yang digelar di Aula Handayani, Selasa (26/5).

Kolaborasi lintas ini dirancang sebagai pelatihan digital intensif bagi kaum hawa. Melalui program ini, para peserta akan dibekali keahlian mutakhir untuk meningkatkan penguasaan teknologi serta kesiapan karier yang matang di era digital. Langkah strategis Dikpora NTB ini menjadi angin segar bagi peningkatan kualitas talenta digital perempuan di NTB.

Sekretaris Dinas Dikpora NTB Bowo Susatyo, dalam sambutan menegaskan bahwa kehadiran program ini merupakan modal utama untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) NTB.

Baca Juga: Dikpora NTB Gandeng Pengprov Cabor Gelar Kejurprov Pelajar se-NTB untuk 11 Cabor

Program Beasiswa AI 2026 ini diyakini mampu memutus mata rantai persoalan sosial yang krusial di daerah, seperti mempercepat pencegahan pernikahan anak NTB atau merarik kodek. Selain itu, program dari Markoding Digital Hub bersama mitra ini juga menjadi benteng untuk menolak penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkuat peran pemuda menyongsong Generasi Emas 2045.

"Raih peluang emas lewat ini dan janganlah menjadi manusia yang merugi. Ini adalah komitmen nyata Dikpora NTB bersama mitra kerja untuk membuka akses teknologi seluas-luasnya," ujar Bowo Susatyo.

Bowo menambahkan, program ini menyasar pemudi NTB usia 16 hingga 30 tahun tanpa memandang latar belakang pendidikan formal. Melalui stimulus program ini diharapkan lahir ratusan talenta digital perempuan baru dari bumi Gora. Alumni dari pelatihan komprehensif ini nantinya diproyeksikan mampu menciptakan solusi digital, membuka lapangan usaha mandiri, hingga berkontribusi aktif memajukan roda ekonomi dan pendidikan daerah.

Baca Juga: Relaksasi Anggaran BOS Segera Cair, Dikpora NTB Pastikan Kesejahteraan Guru dan Tendik Paro Waktu

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dikpora NTB H. Tarmizi, melaporkan bahwa rangkaian program pembinaan kepemudaan oleh dinas sejauh ini telah berhasil melatih 1.500 pemuda. Keseriusan dalam melahirkan talenta digital perempuan lewat program ini menjadi bukti konkret akselerasi kompetensi digital yang masif. 

Tarmizi menyebut, Bidang Kepemudaan tidak hanya fokus pada beasiswa AI 2026, tetapi juga konsisten menjalankan program pencegahan pernikahan anak NTB melalui edukasi wirausaha dan sosialisasi bahaya narkoba bersama BNN.

Kendati teknologi AI menawarkan kemudahan, tantangan psikologis di era baru ini tidak boleh diabaikan. Psikolog Pujiarohman yang hadir sebagai narasumber mengingatkan bahwa teknologi kecerdasan buatan memiliki dampak ganda. Menurutnya, kesiapan mental para calon talenta digital perempuan sangat penting agar tidak terjebak ketergantungan teknologi yang bisa menumpulkan kreativitas alami manusia.

"AI ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi membuat kita bekerja lebih mudah, namun di sisi lain bisa membuat otak jadi tumpul karena ketergantungan. Di sinilah pentingnya pemberdayaan agar perempuan NTB bisa mengendalikan teknologi dengan bijak," papar Pujiarohman.

Baca Juga: Workshop Perfilman Pemuda NTB di Bima Cetak Ratusan Calon Sutradara Hebat  

Peluang emas yang difasilitasi oleh Dikpora NTB ini kemudian dipertegas Erwin Gutawa selaku Project Manager Markoding Digital Hub. Erwin memperkenalkan bahwa kurikulum Beasiswa Perempuan Inovasi 2026 dirancang secara komprehensif demi melahirkan talenta digital perempuan yang siap kerja.

Program Beasiswa AI 2026 ini menjamin learning journey yang matang dengan mencakup tiga pilar utama: Technical Skill (penguasaan teknologi AI), Soft Skill (pengembangan karakter), dan Career Development (perencanaan karier).

Untuk bisa mencicipi manfaat penuh program Perempuan Inovasi Generasi AI ini, para pendaftar harus melewati proses seleksi adaptif yang terbagi dalam 4 fase kompetitif.

Tahapan program Beasiswa Perempuan Inovasi 2026 ini dimulai dari Basic Training (pembekalan dasar teknologi), Bootcamp (pelatihan intensif mendalam), Demo (unjuk bakat dan inovasi finalis), hingga Career Development berupa pendampingan karier intensif dari Markoding Digital Hub menuju dunia kerja profesional.

 

Editor : Pujo Nugroho
#Dikpora NTB #Yayasan Dian Sastro #Markoding Digital Hub #Beasiswa Perempuan Inovasi 2026 #Talenta Digital Perempuan