Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dikes NTB Kawal Ketat Penerbitan SLHS SPPG Demi MBG Aman

Yuyun Kutari • Minggu, 14 Juni 2026 | 13:52 WIB
Kepala Dikes NTB HL Hamzi Fikri. (YUYUN/LOMBOK POST)
Kepala Dikes NTB HL Hamzi Fikri. (YUYUN/LOMBOK POST)

LombokPost-Dinas Kesehatan (Dikes) NTB terus mengawal percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi SPPG di Bumi Gora.

“Ini menjadi bagian dari upaya kita, untuk menjamin keamanan pangan dan kualitas layanan dalam pelaksanaan Program MBG,” terang Kepala Dikes NTB HL Hamzi Fikri.

Berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga 7 Juni, sebanyak 645 SPPG di NTB telah berhasil memperoleh SLHS dari total 800 lebih SPPG yang menjadi sasaran.

“Dengan demikian, capaian penerbitan SLHS telah mencapai 74,91 persen,” ungkapnya.

Baca Juga: Moratorium SPPG, BGN Cek Ulang Sebaran

Fikri menegaskan capaian tersebut menunjukkan komitmen kuat seluruh jajaran kesehatan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, dalam memastikan setiap SPPG memenuhi standar higiene dan sanitasi yang ditetapkan. 

SLHS merupakan instrumen penting untuk menjamin bahwa proses pengolahan, penyimpanan, hingga penyajian makanan di SPPG telah memenuhi persyaratan kesehatan.

“Hal ini sangat penting untuk memastikan makanan yang disajikan aman dan berkualitas bagi penerima manfaat,” jelas mantan direktur RSUD NTB tersebut.

Menurutnya, sampai saat ini tidak terdapat kendala berarti dalam proses penerbitan SLHS. SPPG yang sertifikatnya belum terbit saat ini, dalam tahapan administrasi maupun verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Proses penerbitan yang masih berjalan tersebut menunjukkan bahwa seluruh SPPG yang belum memperoleh sertifikat tetap dalam pengawalan dan pendampingan petugas kesehatan,” bebernya.

Baca Juga: 195 Dapur MBG di NTB Terpaksa Tutup Sementara, Imbas Dana Operasional Tersendat

Penyelesaian penerbitan SLHS bagi seluruh SPPG di NTB, tinggal menunggu proses yang sedang berlangsung hingga seluruh persyaratan terpenuhi. 

Dikes NTB, kata Fikri, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, puskesmas, serta pengelola SPPG untuk mempercepat penyelesaian proses sertifikasi tanpa mengurangi kualitas penilaian higiene dan sanitasi yang menjadi syarat utama penerbitan SLHS.

“Dengan percepatan ini, kami berharap SPPG dapat beroperasi dengan standar keamanan pangan yang baik sehingga mampu mendukung keberhasilan Program MBG sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Akbar Sirinawa
#Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) #SPPG #Makan Bergizi Gratis #Dinas Kesehatan #NTB