Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pacu Prestasi Atlet dan Persiapan Menuju PON 2028, Gubernur Buka Porprov XII NTB 2026

Redaksi • Jumat, 17 Juli 2026 | 09:38 WIB
OBOR PORPROV: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyalakan api saat membuka Porprov XII NTB 2026 di Lapangan Bumi Gora, Mataram, Kamis (16/7). (IVAN/LOMBOK POST)
OBOR PORPROV: Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyalakan api saat membuka Porprov XII NTB 2026 di Lapangan Bumi Gora, Mataram, Kamis (16/7). (IVAN/LOMBOK POST)

LombokPost - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB Tahun 2026 resmi dimulai. Pembukaan secara resmi dilakukan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di Lapangan Bumi Gora, Mataram, Kamis (16/7).

Ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan atlet. Sekaligus menguji kesiapan NTB sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 bersama Provinsi NTT.

Pembukaan Porprov XII ditandai dengan penyalaan api porprov oleh Gubernur NTB didampingi Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri, Ketua KONI NTB Mori Hanafi, wakil ketua umum KONI Pusat, serta atlet-atlet kebanggaan NTB.

Baca Juga: Andini Aprilia Putri Membanting Stigma Pejudo Perempuan di Atas Matras, Srikandi Tunggal Judo Lombok Tengah yang Menyabet Emas Porprov NTB XII 2026

Acara turut dihadiri unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota se-NTB, pimpinan DPRD, kepala perangkat daerah, pengurus KONI, serta ribuan atlet dan ofisial dari seluruh kabupaten/kota.

Pembukaan Porprov XII semakin semarak dengan parade kontingen, tari kolosal Raga Budaya, dan pertunjukan seni yang menggambarkan semangat persatuan masyarakat NTB.

Gubernur NTB Miq Iqbal menegaskan bahwa Porprov bukan sekadar agenda olahraga empat tahunan. Melainkan bagian penting dari proses pembinaan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi.

Baca Juga: Porprov XII NTB 2026 Resmi Bergulir: Jaring Atlet NTB Potensial demi Target 5 Besar di PON 2028!

"Porprov ini bukan sekadar soal siapa yang menang dan kalah. Ini adalah embrio pembinaan atlet masa depan NTB. Dari sinilah kita menyiapkan generasi yang akan mengharumkan nama daerah pada PON maupun berbagai kejuaraan nasional dan internasional," tegasnya.

Menurut Gubernur Miq Iqbal, terdapat dua misi besar yang ingin dicapai melalui penyelenggaraan Porprov XII.

Pertama, meningkatkan kualitas pembinaan sehingga prestasi atlet NTB pada PON XXII Tahun 2028 mampu melampaui capaian sebelumnya. Kedua, menjadikan Porprov sebagai wahana menguji kesiapan NTB menjadi tuan rumah PON yang profesional, akuntabel, dan berstandar nasional.

Baca Juga: Laras Ajeng Nareswari, Bintang Baru Akuatik Mataram yang Panen Rekor Porprov XII NTB 2026

"Kita ingin menjadi tuan rumah terbaik. Sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, bersih, transparan, akuntabel, dan tidak menyisakan persoalan hukum maupun administrasi," ujarnya.

Kepada seluruh atlet, Gubernur Miq Iqbal berpesan agar menjadikan Porprov sebagai ajang mengasah kemampuan sekaligus membangun karakter. Prestasi harus berjalan seiring dengan sportivitas dan semangat persaudaraan.

"Bertandinglah dengan sungguh-sungguh, kejarlah prestasi setinggi mungkin, tetapi jangan pernah mengorbankan sportivitas. Kita boleh bersaing di arena, tetapi setelah pertandingan usai, kita tetap satu keluarga besar NTB," pesannya.

Ketua KONI Provinsi NTB Mori Hanafi menjelaskan bahwa seluruh penyelenggaraan Porprov XII dirancang sebagai simulasi menuju PON XXII Tahun 2028.

Karena itu, berbagai aspek teknis telah disesuaikan dengan standar nasional. Termasuk penerapan sistem digital dalam pendaftaran atlet sebagai bagian dari modernisasi tata kelola olahraga.

"Porprov ini menjadi latihan bersama menuju PON 2028. Karena itu kami mulai menerapkan sistem yang lebih profesional, efisien, dan transparan agar seluruh perangkat penyelenggara terbiasa dengan standar nasional," ujarnya.

Porprov XII mempertandingkan 51 cabang olahraga yang diikuti 4.860 atlet, didampingi 1.088 ofisial, serta 519 wasit, hakim, dan juri.

Pertandingan berlangsung hingga 26 Juli 2026 dan tersebar di enam daerah penyelenggara. Yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, dan Kabupaten Sumbawa Barat.

Menurut Mori Hanafi, pelaksanaan porprov tidak hanya menjadi ajang pembinaan prestasi. Tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Perputaran ekonomi selama penyelenggaraan diproyeksikan melampaui Rp 100 miliar, didukung meningkatnya okupansi hotel, sektor transportasi, kuliner, serta aktivitas UMKM.

Lebih dari 4.200 kamar hotel diperkirakan terisi. Sementara jumlah penonton diproyeksikan mencapai lebih dari 150 ribu orang sepanjang pelaksanaan porprov.

Mori Hanafi menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan porprov merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi NTB, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, sponsor, dan masyarakat yang bersama-sama mendukung kemajuan olahraga di daerah.

Porprov XII NTB bukan hanya menjadi panggung lahirnya atlet-atlet terbaik menuju PON XXII Tahun 2028, tetapi juga menjadi bukti kesiapan NTB sebagai tuan rumah yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing.

Melalui ajang ini, Pemerintah Provinsi NTB berharap prestasi olahraga daerah terus meningkat, memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, serta memperkuat posisi NTB sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga nasional. (lil/diskominfotikntb)

Editor : Redaksi Lombok Post Online
Sumber : Lombok Post
Gubernur Porprov olahraga kontingen NTB