LombokPost-Chevrolet Camaro sedang dalam perjalanan keluar setelah kalah dari Ford Mustang dan Dodge Challenger, meninggalkannya terlupakan, meski mampu juga dijalankan.
Akhir dari krisis ini semakin dekat, dan menurut sebuah laporan, hal ini terjadi lebih awal. Namun mobil poni General Motors (GM) ini masih memiliki beberapa pemandangan matahari terbenam lagi untuk disaksikan, karena GM telah membantah rumor penghentian dini Camaro.
Laporan bahwa Chevy akan mematikan Camaro lebih awal datang dari Road & Track, yang melaporkan bahwa mobil convertible terakhir dibuat pada 22 November, dan hari produksi terakhir coupe tersebut telah diundur dari Januari 2024.
Secara khusus, itu akan dibangun Desember 2023. "Kami masih berupaya menyelesaikan produksi Camaro generasi keenam, dan saya belum bisa membeberkan detailnya. Saya katakan besok bukanlah hari terakhir," kata juru bicara Chevrolet kepada The Drive, Rabu (6 Desember 2023).
Jadi, Camaro mungkin akan bertahan hingga bulan depan sesuai rencana semula, meski masih akan dihentikan (lagi) setelah hampir 58 tahun. Atau setidaknya tidak aktif, seperti yang telah diisyaratkan GM dalam beberapa kesempatan bahwa Camaro dapat berevolusi di era elektrifikasi. Mengutip apa yang dikatakan Chevy pada bulan Maret, "ini bukanlah akhir dari cerita Camaro."
Salah satu kemungkinannya adalah Camaro dapat di-boot ulang sebagai Cam-e-ro pada platform Ultium, seperti yang ditunjukkan dalam teaser awal yang menunjukkan kemungkinan arsitektur kendaraan listrik GM yang universal.
Prospek lain yang kurang menarik adalah mobil ini bisa meniru Ford Mustang Mach-E, dan menjadi nama merek untuk crossover listrik. GM memiliki pasar SUV listrik yang lebih baik daripada kebanyakan produsen mobil, jadi tidak ada ruang yang jelas untuk Camaro Cross atau apa pun. Yang bisa kami harapkan hanyalah apa pun yang akan terjadi memiliki dua pintu dan sarana untuk mencapai tujuh menit di Nürburgring.
Editor : Alfian Yusni