LombokPost – Kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto di Pulau Lombok, Jumat (10/7), tidak sekadar membawa berkah bagi sektor infrastruktur pertanian daerah lewat peresmian Bendungan Meninting.
Lebih dari itu, kunjungan kerja orang nomor satu di Indonesia ini sukses mencuri perhatian publik dan pencinta otomotif NTB.
Mobil kepresidenan, Pindad Garuda MV3 berkelir putih, terlihat gagah menyusuri jalur yang dilalui presiden.
Langkah Presiden Prabowo memboyong Maung Garuda Putih ke NTB menjadi sinyal kuat kebangkitan industri manufaktur pertahanan domestik.
Mobil dinas VVIP ini bukan sekadar alat transportasi taktis. Melainkan simbol nasionalisme yang ditunjukkan Presiden Prabowo untuk membumikan cinta produk karya anak bangsa.
Garuda MV3 Limosin merupakan karya turunan langsung dari platform Kendaraan Taktis (Rantis) Pindad Maung generasi ketiga. Mobil ini pertama kali diinisiasi pada 2020 silam.
Jika ditarik garis komparasi industri, transformasi Rantis Maung standar menjadi varian limosin Garuda ini serupa dengan evolusi jenama global Humvee militer menjadi Hummer H2 sipil.
Menampilkan siluet kotak sempurna yang mengekspresikan guratan berwibawa, kekar, namun tetap memancarkan kemewahan protokoler kenegaraan.
Baca Juga: Perpaduan Estetis Kopi dan Matcha ala Ratih Coffee, Tawarkan Petualangan Rasa Unik yang Kontras
Mobil ini merepresentasikan lompatan kreativitas serta kapabilitas teknologi para desainer dan insinyur Pindad.
Kehadirannya di Bendungan Meninting menjadi contoh edukasi visual langsung pada generasi muda bahwa produk lokal memiliki daya saing tinggi.
Menilik spesifikasi teknis di balik kap mesinnya, mobil “raksasa” seberat 2,95 ton ini dirancang dengan dimensi masif. Yakni panjang 5,05 meter, lebar 2,06 meter, dan tinggi 1,87 meter.
Di sektor dapur pacu, Pindad menanamkan unit mesin bertenaga 199 daya kuda (dk) yang dikawinkan secara presisi dengan sistem transmisi otomatis 8-percepatan.
Konfigurasi mekanis ini sanggup melarikan bodi bongsor lapis baja tersebut hingga kecepatan puncak 100 kilometer per jam.
Sebagai standar proteksi keselamatan kepala negara, struktur bodi Garuda MV3 dilapisi material composite armor berkualifikasi militer. Tersertifikasi kebal terhadap muntahan peluru senapan serbu kaliber 7,62 × 51 mm dan 5,56 × 45 mm.
Baca Juga: Menikmati Indahnya Pantai Mutiara Desa Pulau Kaung
Area kabin dilindungi kaca antipeluru dengan rating ketahanan Level B5/B6. Disokong teknologi roda Run Flat Tyre (RFT) yang menjamin mobil tetap mampu melaju aman meski pun ban mengalami kebocoran akibat benturan atau serangan tak terduga.
Bagi masyarakat NTB yang memadati sepanjang rute jalan raya Lombok Barat menuju Meninting, kemunculan perdana Maung Garuda Putih ini melahirkan kebanggaan tersendiri.
Kendaraan tangguh tersebut kini telah menjelma menjadi ikon baru harapan masa depan kemandirian industri otomotif tanah air yang cemerlang.
“Keren mobilnya,” kata Ivan Mardiansyah, salah seorang warga yang hadir di lokasi, dan tampak mengambil sejumlah foto kendaraan tersebut.
Baca Juga: Pemkot Mataram Perpanjang Kontrak Mataram Mall 20 Tahun
Editor : Akbar Sirinawa