Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Disdik Kota Mataram Ingatkan Guru Haram Main Politik!

Baiq Farida • Rabu, 9 September 2020 | 15:15 WIB
HL Fatwir Uzali
HL Fatwir Uzali
MATARAM-Kepala sekolah dingatkan jangan terjerumus, dalam zona politik praktis. Pesan itu secara khusus disampaikan menyambut momen Pilkada Kota Mataram. ”Sudah jelas aturannya, tidak boleh ada keterlibatan ASN,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali.

Bukan hanya kepala sekolah, guru juga harus mengedepankan netralitas. Jika tidak, diingatkan ada sanksi menanti. ”Saya mengajak kita semua, mari taat aturan,” tegasnya.

Disdik Kota Mataram juga melarang penggunaan fasilitas sekolah untuk keperluan politik praktis. ”Mau itu bangku, meja bahkan halaman sekolah, itu tidak boleh,” ujar dia.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Kota Mataram Hasan Basri menyinggung laporan penggunaan halaman SDN 39 Mataram untuk kegiatan bermuatan politik.

Bawaslu sudah mengklarifikasi kepala sekolah, camat, hingga lurah. Ada aktivitas pendukung salah satu pasangan bakal calon di sekolah yang masuk  Kecamatan Selaparang itu.

”Perihal itu, saya sudah sampaikan ke kepala sekolah, pada intinya fasilitas negara tidak boleh digunakan, jangan sampai ada masalah, dipanggil sama Bawaslu,” terang Fatwir.

Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito juga sudah memberi arahan. Seluruh ASN, termasuk lingkup Disdik Kota Mataram tidak boleh menunjukkan dukungan secara jelas.

”Secara lisan sudah disampaikan, nanti kita akan buat tertulis,” ujarnya.

Dia juga meminta, para kandidat memahami posisi ASN yang jelas tak nyaman jika ditarik pada ranah politik praktis. (yun/r9)

 

 

 

  Editor : Baiq Farida
#netralitas #Guru #Pilkada #Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali