”Hari ini kita melakukan penyaringan bakal calon dan menetapkan menjadi tiga orang calon rector,” kata Ketua Senat Unram Prof Agil Al Idrus usai rapat khusus, di Ruang Sidang Senat, Rektorat Unram, (25/10).
Kegiatan turut dihadiri keempat balon rektor. Yaitu Prof Akmaluddin, Prof Bambang Hari Kusumo, Dr H Djumardin, dan Prof H Lalu Husni.
Ketua Senat Unram mengatakan proses pemilihan Rektor Unram terdiri dari empat tahap. Yaitu tahap penjaringan, tahap penyaringan, tahap pemilihan, dan penetapan atau pelantikan.
”Alhamdulillah dalam proses yang dilaksanakan secara demokratis dengan persiapan yang begitu baik sehingga semua lancar,” ujarnya.
”Lancarnya itu dapat dilihat dari jumlah anggota senat yang berjumlah 60 orang semua hadir memberikan suara,” tuturnya.
Satu orang anggota senat yang berhalangan hadir secara luring. Akibat sakit dan sedang dirumah sakit. Meskipun demikian karena semangat untuk ikut dalam demokrasi pemilihan rektor ini tetap hadir dari rumah sakit, atas izin dokter panitia menjemput dan hadir ketempat ini walaupun tidak masuk ke ruangan.
”Jadi beliau tetap dapat memberikan suara,” jelasnya.
Berdasarkan Berita Acara Senat Unram Nomor 11150/UN18/KP/2021 tentang Penetapan Calon Rektor Unram Periode 2022-2026. Menetapkan Prof H Lalu Husni, Prof Bambang Hari Kusumo, dan Dr H Djumardin sebagai Calon Rektor Unram Periode 2022-2026. Penetapan tersebut berdasarkan perolehan suara hasil pemilihan oleh Senat Unram yang dituangkan dalam berita acara Nomor 11149/UN18/KP/2021. Tentang Hasil Perhitungan Suara Penyaringan Bakal Calon Rektor Unram Periode 2022-2026.
Hasilnya Prof Akmaluddin tidak ada suara, Prof Bambang Hari Kusumo 14 suara, Dr H Djumardin satu suara dan Prof H Lalu Husni 45 suara. Dengan total suara yaitu 60 suara.
”Tahap selanjutnya adalah pemilihan dari tiga calon rektor dipilih untuk ditetapkan satu yang menjadi rektor,” kata Ketua Panitia Pemilihan Rektor Lalu Parman.
Hasil ini nantinya akan dikirim kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. Sebelum dilakukan pemilihan rektor oleh senat bersama menteri. Tiga hari setelah ini harus dikirim, oleh karena itu panitia akan menyiapkan semua dokumen-dokumen yang akan dikirim. Beserta lampiran yang menjadi persyaratan termasuk visi, misi dan lain-lain sebagainya
”Hari ini (kemarin, Red) langsung kami siapkan semuanya untuk segera kirim ke Jakarta,” jelasnya.
Sesuai rencana pemilihan selanjutnya bersama menteri dijawalkan 3 Januari sampai dengan 21 Februari 2022. Sedapat mungkin akan diadakan secara luring di Unram. Meskipun demikian, panitia juga telah menyediakan opsi daring dengan menggunakan e-voting. Nanti tentu tergantung dari bagaimana kesepakatan dengan menteri, tapi yang biasa dilakukan adalah menteri atau pejabat yang mewakili menteri datang ke Unram. Pihaknya di Unram dengan panitia sudah memberikan ruang yang cukup lebar sehingga kementerian nantinya dapat memilih. Dari Kementerian itu ada 35 suara dan dari Senat Unram 60 suara.
”Harapannya semoga lancar dan semoga kita dapat menetapkan rektor sesuai dengan waktunya yaitu ditanggal 7 Maret 2022,” kata dia. (nur/r9/*)
Editor : Wahyu Prihadi