Ketua Panitia TDJSC 2022 Erlin Christine mengungkapkan, 700 peserta yang berasal dari jenjang SD ambil bagian di perhelatan kali ini. Sekolah yang ikut serta berasal dari Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah hingga Kota Bima. ”Kami mempersiapkan kegiatan ini selama sebulan dan kami bersyukur atas partisipasi yang luar biasa,” ujarnya.
Ada enam kategori lomba di TDJSC 2022 dan berikut nama pemenangnya. Lari Sprint Putra 30 meter untuk Kelompok Bermain (KB). Juara I Rafael Brilliant Wilson dari umum, juara II Ganesh dari TK Widya Kumara, Gerung, juara III Gevariel dari TK Tunas Daud.
Lari Sprint Putri 30 meter untuk KB, juara I diraih Felish dari RA Baiturrahman. Juara II Adila dari TK Negeri 4 Labuapi, dan Tisya dari umum meraih juara III.
Berikutnya, Lari Sprint Putra 50 meter TK. Juara I I Kadek Kenzi dari TK Negeri 2 Ranjok, juara II Muhammad Adam dari TK Kartika Gebang, juara III Muhammad Rizki dari TK Adhyaksa.
Lari Sprint Putri 50 meter TK. Juara I diraih Almira dari TK Pembina Pengsong, juara II Ni Kadek Kalya dari TK Putra Cempaka, juara III ada Gracia dari TK Dewi Ratih.
Selanjutnya, Lari Estafet 100 meter Putra, dengan Juara I diraih kelompok beranggotakan Rama, Adam, Cahya dan Endrew dari TK Kartika Gebang. Juara II ada M Rizki, Fatih, Ibra dan King dari TK Adhyaksa, juara III ada Algibian, Mail, Kamil dan Aiz dari TK Angkasa.
Kategori terakhir, Lari Estafet 100 meter Putri. Juara I diraih kelompok beranggotakan Vidya, Richelle, Almira dan Andriana dari TK Tunas Daud. Juara II ada Desak Putu, Gwen, Katelyn dan Grace dari TK Tunas Daud, juara III Ara, Adiba, Yuana dan Khanza dari TK Angkasa.
”Kami mengucapkan selamat atas kepada para pemenang sekaligus mengapresiasi juga semangat dari para orang tua,” terang Erlin.
Melalui TDJSC 2022, pihak sekolah berusaha memfasilitasi minat dan bakat yang dimiliki anak-anak dengan memberikan suatu kegiatan yang berbeda. Selama ini, lomba yang digelar untuk anak-anak kerap bertemakan bergambar atau mewarnai. ”Nah dari kami membuat gebrakan baru, yaitu lomba di bidang atletik apalagi anak TK berada di masa senang-senangnya berlari, jadi kami berusaha menciptakan generasi yang berkembang secara motorik,” tandasnya.
Kristyanto S Boko, direktur SKTD Mataram mengatakan, pemenuhan pendidikan untuk anak-anak bukan hanya berkutat di bidang akademik. Ada nonakademik berupa lomba di bidang olahraga yang tidak kalah penting. ”Kami ingin mengembangkan generasi unggul, agar anak memiliki kemauan untuk lebih baik lagi,” jelasnya.
TDJSC 2022 juga mengajarkan pendidikan karakter kepada anak. Mereka mau berusaha, berjuang, dan menjunjung tinggi sportivitas. Sehingga, dirinya mengajak sekolah lain untuk ikut ambil bagian di kegiatan tersebut karena memiliki beragam manfaat. Bukan hanya untuk anak namun juga orang tua. ”Ikatan anak dan orang tua juga semakin erat, karena itu kami berterima kasih atas partisipasi mereka, kemudian media partner serta pihak-pihak yang mendukung suksesnya TDJSC 2022,” pungkas pria bergelar doktor ini.
Elisabet Nirbaya Handayani, ketua Parents Club SKTD Mataram mewakili orang tua juga mengapresiasi kegiatan. ”Apa pun selama itu demi kemajuan pendidikan putra dan putri kami, siap mendukung segala kegiatan yang dilaksanakan oleh sekolah,” tegasnya. (yun/r9)
Editor : Baiq Farida