Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, secara resmi pamit mengundurkan diri, dari tugas sebagai Bunda PAUD NTB, yang telah diembannya sejak 2019 lalu.
YUYUN ERMA KUTARI, Mataram
Senyum sekaligus haru, terlukis jelas di wajah Bunda Niken. Ia tak bisa membendung rona dan luapan rasa itu, tatkala Aisulu Shabiya Ahmad, murid TK Aisyah Bustanul Athfal 3 Mataram usai membacakan puisi untuknya, berjudul Salam Perpisahan untuk Bunda Niken.
“Terima kasih telah membuatkan puisi untuk saya, puisi yang dibuat dari hati dan sampai ke hati saya, terima kasih banyak,” ujarnya, saat hadir di acara Museum Disabilitas — Lomba Mewarnai tingkat SDLB dan TK/PAUD se-NTB, di Museum Negeri NTB, Sabtu (9/9).
Bunda Niken mengungkapkan, selama menjalankan tugas sebagai Bunda PAUD NTB, adalah masa-masa yang paling menyenangkan sekaligus salah satu yang berharga dalam hidupnya.
Selama itu pula, ia banyak berinteraksi dengan generasi Emas NTB.
“Saya berkesempatan bertemu dan berinteraksi dengan anak-anak di seluruh pelosok NTB dengan berbagai kondisinya, dan saya mendapatkan pesan dan pengalaman yang berharga,” kata Bunda Niken.
Selain itu, dirinya juga banyak bertemu dengan para guru TK/PAUD NTB, yang menurutnya adalah orang-orang yang hebat, dan selalu termotivasi untuk ingin memberikan pengajaran yang terbaik untuk anak didiknya. Dengan segala keterbatasan dan tantangan, mereka mampu melewati itu semua.
“Mereka semuanya adalah pendidik yang termotivasi dan selalu semangat, apapun yang terjadi, hal terbaik ingin mereka berikan untuk para murid mereka tercinta,” jelasnya.
Sama seperti tanggung jawab lain, saat menjalankan tugasnya sebagai seorang Bunda PAUD NTB, tak terlepas dari ketidaksempurnaan. Namun, melalui berbagai program yang telah dicanangkan, bersama Pokja Bunda PAUD, ia terus berusaha memastikan pendidikan dan pengembangan PAUD termasuk lembaganya, mendapatkan perhatian yang besar dari pemerintah.
“Agar semakin dikuatkan, semakin diperbaiki dan semakin ditingkatkan kualitasnya,” ujar wanita yang juga ketua TP PKK NTB ini.
Ia yakin, dengan memberi perhatian terhadap pendidikan anak saat masih usia dini, menjadi salah satu investasi terbesar bagi daerah.
“Kita sedang meletakkan dasar-dasar yang kuat untuk generasi Emas NTB di masa depan,” kata Bunda Niken.
Dengan ikhtiar dari berbagai program, pihaknya berharap anak-anak memiliki rasa percaya diri sejak usia dini, mampu berbicara dengan baik sejak usia dini, menjadi anak-anak yang mampu mengutarakan perasaan dan pikirannya, kreatif, cerdas dan selalu semangat, serta menyikapi hal dengan cara yang positif.
“Saya pikir ini adalah bekal yang baik untuk kita semua, agar generasi setelah kita menjadi generasi yang lebih tangguh dan kuat untuk menghadapi masa depannya kelak,” kat Bunda Niken.
Di akhir, ia menitipkan anak-anak PAUD kepada pemimpin NTB di masa mendatang. Jaga dan berikan pendidikan dan lingkungan belajar yang terbaik untuk mereka.
“Mudah mudahan apa yang kita lakukan bersama-sama ini, bisa menjadi kenyataan, bahwa Indonesia bisa menjadi maju dengan orang-orang dari NTB yang luar biasa,” pungkasnya. (*/r11)
Editor : Redaksi Lombok Post