LombokPost-Pendaftaran Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) akan dibuka pada 14 Januari sampai 28 Februari mendatang. Sementara, pendaftaran akun SNPMB 2024 bagi siswa dan sekolah dibuka pada 8 Januari lalu.
Pendaftaran jalur SNBP 2024 ini terdiri dari beberapa rangkaian mulai dari registrasi akun SNPMB sekolah pada 8 Januari hingga 8 Februari 2024 dan registrasi akun SNPMB siswa yang dimulai dari 8 Januari hingga 15 Februari 2024.
Setelah itu, sekolah mengisi data siswa kelas XII atau siswa kelas akhir yang eligible sesuai dengan hasil pemeringkatan pada 9 Januari hingga 9 Februari 2024. Pemeringkatan ini berdasarkan nilai rerata semua mata pelajaran mulai semester satu sampai dengan semester lima.
”Selain itu, pada jalur SNBP sekolah juga bisa melampirkan prestasi akademik dan non akademik yang dimiliki siswa. Setiap prestasi ada bobotnya,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Mataram (Unram) Prof Sitti Hilyana, Selasa (9/1).
Dia ingin sekolah tidak mengkatrol nilai rapor siswa dari semester satu sampai lima. Nilai rapor yang dimasukkan harus sebenarnya. ”Kalau ada sekolah yang main-main atau memperbaiki nilai rapor maka akan di blacklist,” tegasnya.
Dikatakan, jika ada sekolah yang mengkatrol nilai rapor siswanya agar bisa lulus jalur SNBP akan ketahuan karena akan dicek. SNPMB di Unram jalur SNBP kuotanya 20 persen dari total mahasiswa yang akan diterima.
Pada jalur ini akan mengakomodir mahasiswa miskin, mahasiswa yang tinggal di daerah terluar dan tertinggal.
”Ini sesuai komitmen Pak Rektor. Sekarang ini kita persiapkan agar calon mahasiswa bisa memilih prodi (program studi). Kita akan sosialisasikan di media terkait SNPMB jalur prestasi ini dan turun ke sekolah-sekolah,” tutur Prof Hilyana.
Dia menilai, siswa masih bingung mau melanjutkan ke perguruan tinggi (PT) mana dan setelah lulus ingin bekerja sebagai apa. Jadi untuk mengantisipasi hal tersebut pihaknya akan turun ke sekolah melakukan sosialisasi agar calon mahasiswa bisa memilih prodi yang tepat untuk bisa berkompetisi.
”Kami ingin pemilihan prodi tidak hanya menumpuk di satu tempat yang akhirnya membuat calon mahasiswa tidak lulus,” ucap perempuan berjilbab ini.
Dia ingin calon mahasiswa yang mendaftar di Unram terdistrbusi di semua prodi. Bahkan tak hanya di Unram, namun juga di PT lainnya.
Prof Sitti memastikan Unram akan menerima mahasiswa jalur SNBP sesuai dengan haknya. Unram tidak akan main-main menerima mahasiswa jalur prestasi karena dalam pengawasan Dirjen dan KPK. ”Kita harus transparan,” jelasnya.
Selain jalur SNBP, Unram juga akan menerima mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dengan kuota 50 persen dan jalur mandiri dengan kuota 30 persen.
Sadikin Amir, dosen Unram menambahkan, jalur SNBP tidak hanya menyasar siswa SMA/SMK, namun juga sekolah dibawah naungan Kemenag seperti MA. Bahkan pihaknya akan turun ke pondok pesantren sosialisasi jalur SNBP. Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dilakukan mulai 9 Januari sampai dengan 9 Februari 2024.
”Siswa yang diterima pada jalur SNBP tidak bisa daftar kembali di jalur SNBT,” pungkas pria bergelar doktor itu. (jay/r9/*)
Editor : Kimda Farida