Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

KKN Unram Beri Pelatihan Pembuatan Pupuk Cair di Desa Mekar Bersatu Batukliang

Ali Rojai • Senin, 29 Juli 2024 | 12:46 WIB
PELATIHAN: Mahasiswa KKN Unram bersama warga usai pelatihan pembuatan pupuk cair dari limbah di Desa Mekar Bersatu, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, belum lama ini.(ist/lombokpost)
PELATIHAN: Mahasiswa KKN Unram bersama warga usai pelatihan pembuatan pupuk cair dari limbah di Desa Mekar Bersatu, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, belum lama ini.(ist/lombokpost)

LombokPost-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram (Unram) mengadakan pelatihan pembuatan pupuk cair dari limbah rumah tangga.

Pelatihan diberikan kepada warga Desa Mekar Bersatu, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah.

Mahasiswa membuat program pengolahan limbah rumah tangga dari air cuci beras, potongan sayur, dan buah menjadi pupuk cair. Hal tersebut guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan rumah yang bersih  dan sehat.

Nabila Gazi, mahasiswa dari Prodi Ilmu Hukum Unram menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi. Pelatihan pengolahan limbah dilaksanakan di dua tempat.

Yakni, Dusun Gubuk Bangsal dan Dusun Gunung Jae.

Sebelum pelatihan terlebih dahulu ada sosialisasi pembuatan limbah, serta peninjauan kembali dan menyiram tanaman dengan pupuk yang sudah jadi.

”Sosialisasi kita lakukan dengan mendatangi rumah masig-masing kepala dusun untuk melakukan koordinasi serta dapat  mengarahkan warganya untuk ikut dalam pelatihan pengolahan limbah rumah tangga. Pada sosialisasi ini kami menggunakan brosur,” urainya.

Ketut Puspatrinayanti, mahasiswa KKN lainnya dari Program Studi Agribisnis Unram menuturkan, setelah sosialisasi baru tahap pelatihan.

Pada tahap ini pihaknya memberikan pelatihan pembuatan pupuk cair dari limbah rumah tangga kepada masyarakat. Pada pelatihan ni dihadiri lima orang dari masing-masing dusun yang terdiri dari kader PKK.

Usai pelatihan kata dia, dilakukan peninjauan kembali dan menyiram tanaman dengan limbah yang sudah jadi.

“Limbah yang sudah dipermentasikan selama satu minggu dapat digunakan pada media tanam seperti cabai, terong, dan tanaman lainnya,” pungkasnya. (jay/r9)

Editor : Kimda Farida
#Unram #kkn