Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dua Warga Negara Timor Leste Kuliah di Stikes Mataram, Alumni Banyak Go International

Kimda Farida • Selasa, 17 September 2024 | 10:46 WIB
MAHASISWA BARU: Dua warga negara Timor Leste saat diantarkan Wakil Rektor Universitas Dili Dr Arif Abdullah Sagran untuk menuntut ilmu di Stikes Mataram, Jumat (13/9).
MAHASISWA BARU: Dua warga negara Timor Leste saat diantarkan Wakil Rektor Universitas Dili Dr Arif Abdullah Sagran untuk menuntut ilmu di Stikes Mataram, Jumat (13/9).

LombokPost--Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Mataram kedatangan perwakilan dari Timor Leste, Jumat (13/9).

Kedatangan perwakilan tersebut untuk mengantar dua mahasiswa baru, Natacia De Jesus Pereira dan Natalia Lourdes pada prodi S-1 Keperawatan dan S-1 Kebidanan tahun akademik 2024/2025.

Sehingga tahun ini terdapat empat mahasiswa warga negara asing yang menuntut ilmu di Stikes Mataram.

Penerimaan mahasiswa baru dari luar negeri tahun ini merupakan kali kedua bagi prodi S-1 Keperawatan dan pertama kali pada prodi S-1 Kebidanan.

Perwakilan dari Timor Leste yang juga Wakil Rektor Universitas Dili Dr Arif Abdullah Sagran menyampaikan ucapan terima kasih kepada Stikes Mataram atas kerjasamanya dengan Universitas Dili.

Dia berharap lulusan dari Stikes Mataram dapat kembali ke negara dan meningkatkan SDM tenaga kesehatan di Timor Leste.

“Saya berharap mahasiswa dari Timor Leste di Stikes Mataram supaya memanfaatkan kesempatan belajar kuliah dengan sebaik-baiknya. Fokus untuk tujuan cita-cita, kembali ke Timor Leste dengan bekal ilmu dan skill kesehatan yang mutakhir sehingga bisa mengabdi pada negara,” pungkasnya.

Sebagai informasi, program studi keperawatan di Stikes Mataram saat ini terakreditasi B. Namun saat ini prodi keperawatawan sedang mempersiapkan diri untuk memperoleh akreditasi unggul (A).

Selain memiliki jenjang S-1, prodi keperawatan Stikes Mataram juga punya pendidikan profesi. Hal itu yang belum tentu terdapat di setiap kampus.

Ketua Stikes Mataram Prof Dr Chairun Nasirin, MARS mengatakan, bahwa pentingnya menjaga kualitas studi pendidikan di Stikes Mataram.

“Kualitas lebih penting dari pada kuantitas,” tegasnya.

Ditambahkan, Stikes Mataram sebagai sekolah tinggi kesehatan tertua di NTB memiliki banyak alumni yang go international.

“Riyadh (Saudi Arabia), Jerman, RRC, Jepang merupakan sejumlah negara sebagai tempat berkerja alumni,” ujarnya.

Untuk itu, rasa bangga disampaikan kepada para mahasiswa dan alumni yang berprestasi baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. (iju/r5/*)

Editor : Kimda Farida