Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Unram Dampingi KWT Desa Kuta Tingkatkan Kualitas Produk Olahan Keripik

Ali Rojai • Kamis, 26 September 2024 | 15:04 WIB
TINGKATKAN KUALITAS: Dosen dan mahasiswa Unram foto bersama KWT Rasa Saling Sayang Dusun Ebunut, Desa Kuta, Lombok Tengah, belum lama ini.
TINGKATKAN KUALITAS: Dosen dan mahasiswa Unram foto bersama KWT Rasa Saling Sayang Dusun Ebunut, Desa Kuta, Lombok Tengah, belum lama ini.

LombokPost--Kelompok Wanita Tani (KWT) Rasa Saling Sayang Dusun Ebunut, Desa Kuta, Lombok Tengah dibentuk untuk memberdayakan masyarakat yang mengalami penggusuran atau relokasi.

Karena tempat tinggal mereka sebelumnya telah dialihfungsikan menjadi Sirkuit Pertamina Mandalika.

KWT ini beranggotakan 20 orang yang diketuai Nova.

Beberapa produk olahan pangan dihasilkan KWT Rasa Saling Sayang diantaranya keripik pisang, keripik pare, dan peyek kacang.

Hingga saat ini usaha mereka telah memiliki Nomor Izin Usaha (NIB) dan telah tersertifikasi halal.

Namun, KWT Rasa Saling Sayang belum memiliki izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

KWT ini juga menghadapi permasalahan lainnya seperti keterbatasan alat/teknologi produksi pangan.

Belum adanya variasi produk olahan pangan serta rendahnya pengetahuan manajemen usaha khususnya pembuatan laporan keuangan.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Mataram (Unram) kali ini berupa pemberdayaan anggota KWT guna meningkatkan kualitas produk olahan keripik.

Harapannya, dapat membantu menyelesaikan permasalahan dihadapi.

Tim pengabdian merupakan hasil kolaborasi Program Studi Ilmu Tanah, Program Studi Agribisnis dan Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Unram.

Tim ini diketuai Zuhdiyah Matienatul Lemaaniah dengan anggota Idiatul Fitri Danasari dan Riezka Zuhriatika Rasyda.

Serta dua orang mahasiswa yakni, Dinda Marita dan Abdul Majid Azzuandi.

Tim pengabdian melalui pendanaan hibah Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) 2024 pada Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA) Kemendikbudristek.

Ketua Pengabdian kepada Masyarakat Unram Zuhdiyah Matienatul Lemaaniah menuturkan, pada kegiatan ini dilakukan pelatihan dan pendampingan manajemen keuangan usaha.

Pelatihan dan pendampingan pengurusan PIRT. Pelatihan dan pendampingan pengolahan keripik dengan varian rasa baru.

Pelatihan dan pendampingan operasional mesin vacuum fryer dan spinner. Serta uji produksi mandiri keripik pisang dengan varian rasa cokelat dan matcha.

Keripik pare dengan varian rasa jagung bakar dan barbeque.

“Ada juga peyek kacang dengan varian rasa pelecing dan taliwang,” ucap Zuhdiyah.

Kepala Dusun Ebunut Panye Rahmat menyambut baik kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini.

Ia aktif mengamati jalannya kegiatan dan turut serta menyampaikan saran dan masukan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan level keberdayaan KWT melalui peningkatan kualitas produk dan peningkatan kemampuan manajemen usaha agar KWT Rasa Saling Sayang dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan,” pungkasnya. (jay/*)

Editor : Kimda Farida
#Unram #PKM