LombokPost---Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kota Mataram Saptadi Akbar mendorong sekolah memiliki program yang punya daya tarik bagi masyarakat.
“Kami rasa setiap sekolah harus ada program yang menjadi daya tarik bagi masyarakat,” kata Akbar, sapaan karibnya.
Menurutnya, sejauh ini banyak kepala sekolah (kasek) di sekolah kecil ingin ditempatkan di sekolah besar. Tapi ketika ditempatkan di sekolah besar tidak memiliki program. Bahkan dibuat sekolah tersebut melempem.
“Jangan sampai seperti ini. Saya rasa semua kepala sekolah ingin ditempatkan di sekolah besar (jumlah siswanya banyak),” ucap pria yang juga menjabat kepala SMPN 1 Mataram ini.
Dikatakan, siapa yang memimpin sekolah besar atau kecil tergantung Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataran. Dinas juga memiliki penilaian siapa yang layak menempati sekolah besar dan kecil.
“Kalau menurut saya kepala sekolah yang baru baiknya ditempatkan di sekolah kecil dulu. Karena mereka memiliki semangat untuk memajukan sekolah. Kalau yang sudah tua atau mau pensiun ditempatkan di sekolah kecil maka tidak akan ada perubahan,” urai mantan kepala SMPN 18 Mataram ini
Begitu juga kepala sekolah yang ditempatkan di sekolah besar lanjut dia, harus memiliki program untuk memajukan sekolah. Jangan merasa puas karena ditempatkan di sekolah besar.
“Kami lihat banyak kepala sekolah baru punya terobosan atau program memajukan sekolah,” pungkasnya. (jay/r2)
Editor : Redaksi Lombok Post