“Bukan hanya kesejahteraan guru akan kita kawal, namun juga kualitas guru,” kata Ketua PGRI NTB Yusuf, kemarin.
Ia mengapresiasi kebijakan tersebut. Kendati demikian pihaknya menunggu pernyataan resmi dari pemerintah.
“PB (Pengurus Besar) PGRI juga mengawal perkembangan kesejahteraan guru ini dan dapat direalisasikan secepatnya,” terang pria yang juga menjabat kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram ini.
Ia mendukung adanya peningkatan kesejahteraan guru melalui tunjangan Rp 2 juta per bulan.
Sebab, guru menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan anak bangsa dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Ia berharap kebijakan ini bukan hanya peningkatan kesejahteraan guru.
Tetapi juga meningkatkan kualitas guru dengan berbagai pelatihan. Sebab, guru menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Kita tunggu saja kebijakan Kemendikdasmen,” pungkasnya.
Sekretaris Umum (Sekum) PGRI NTB Cahyo Wirawan menyambut baik kebijakan pemerintah yang akan menaikkan tunjangan guru non ASN menjadi Rp 2 juta.
“Kita tunggu saja kebijakan pemerintah, kami akan tetap mengawal kebijakan ini,” pungkasnya. (jay/r9)
Editor : Kimda Farida