LombokPost- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Mataram menggelar wisuda tahfiz untuk 42 siswa kelas XII yang telah menyelesaikan hafalan Alquran minimal 3 juz, Sabtu lalu (12/4).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi Kurikulum Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) NTB H Jalaluddin, Kasi Pendidikan Madrasah (Kemenag) Kota Mataram Hj Ratna Mufida, Kepala MAN 3 Mataram Lalu Mufti Sadri, Ketua Komite MAN 3 Mataram H Syukri, dan wali siswa kelas XII, serta puluhan siswa yang diwisuda.
Baca Juga: Kejari Mataram Panggil Kelompok Penerima Bansos Pokir DPRD Mataram
“Wisuda tahfidz merupakan acara yang digelar madrasah untuk menghargai siswa yang telah menyelesaikan hafalan Alquran. Acara ini merupakan salah satu program tahunan dari bidang keagamaan madrasah,” kata Kepala MAN 3 Mataram Lalu Mufti Sadri.
Diutarakan, wisuda tahfiz dilaksanakan sesuai rencana pada 12 April.
Ini sebagai bentuk madrasah mengapresiasi siswa terhadap hafalannya.
“Sekaligus ini juga tasyakuran dari beberapa keberhasilan siswa selama kegiatan belajar mengajar (KBM), termasuk paling akhir yang lolos jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) dan SPAN-PTKIN (Seleksi Prestasi Akademik Nasional-Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri),” ujar Sadri.
Selain itu lanjutnya, ada juga siswa yang lolos pada Penerimaan Mahasiswa baru Jalur Penelusuran Minat dan Prestasi (PMDP) Poltekkes Kemenkes Mataram.
“Jadi ini bentuk kesyukuran kita,” ucapnya.
Dituturkan, tempat atau lokasi wisuda ini sesuai dengan imbauan wali kota dan Pemkot Mataram yang tidak boleh dilaksanakan diluar sekolah atau madrasah.
“Sebenarnya kita mau laksanakan di hotel. Tapi karena imbauan itu kita laksanakan di madrasah. Meski begitu tak kalah dengan di hotel. Ini pertama kali kita laksanakan di madrasah,” bebernya.
Baca Juga: Kejari Mataram Panggil Kelompok Penerima Bansos Pokir DPRD Mataram
Wisuda tahfiz yang dilaksanakan di madrasah memiliki makna tersendiri.
Para siswa bisa foto-foto ditempatnya menimba ilmu selama tiga tahun.
“Orang tua juga mensuport wisuda di madrasah ini,” tutur Sadri.
Ia menyebutkan, jumlah siswa kelas XII tahun ini sebanyak 42 orang.
Dari jumlah tersebut, ada 32 siswa yang daftar pada jalur SNBP dan SPAN-PTKIN, serta MPDP Poltekkes Kemenkes Mataram.
“Yang lolos 27 siswa dan sudah daftar ulang. Sekitar 50 persen lebih siswa kami diterima pada jalur prestasi ini. Apalagi ini tahun pertama ikut SNBP,” ucapnya.
Ia menyebutkan, pada wisudah tahfiz ini minimal siswa hafalannya tiga juz.
Ada juga yang hafal 10 juz dan 30 juz.
“Madrasah ini motto-nya MAN 3 Mataram bersama. Jadi siapapun kita akomodir,” tuturnya.
Kasi Kurikulum Kanwil Kemenag NTB H Jalaluddin mengatakan, MAN 3 Mataram satu-satunya MAN Plus di Kota Mataram.
Karena siswa tidak hanya belajar akademik, namun sebelum lulus mereka harus menghafal minimal 3 juz.
“Ini satu-satunya madrasah yang ada pengembangan tahfiz-nya,” ucapnya.
Ia juga kagum dengan cita-cita para lulusan.
Selain melanjutkan kuliah, ada juga lulusan yang ingin menjadi pengusaha muda, polisi, TNI.
Ini sesuai dengan tagline madrasah ‘Maju, Bermutu, dan Mendunia’.
“Kami ucapkan kepada lulusan, jaga nama baik almamater,” pungkasnya. (jay/r2)
Editor : Kimda Farida