LombokPost--Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Mataram (Unram) wilayah Jakarta, Bogor Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) terpanggil ingin memberi kontribusi pemikiran yang positif dan konstruktif kepada Provinsi NTB, khususnya kepada Bank NTB Syariah.
Mereka akan melaksanakan webinar nasional dengan mengangkat tema, "Membangun Masa Depan Perbankan Syariah: Pelajaran dari Dinamika Bank NTB Syariah".
Melalui webinar nasional yang akan dilaksanakan Minggu, (25/5) mendatang tersebut, IKA Unram Jabodetabek ingin mendorong Bank NTB Syariah menjadi perusahaan besar, serta cepat tumbuh dan berkembang dengan baik di masa yang akan datang.
"Kegiatan webinar ini dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom dan gratis," kata Ketua IKA Unram Jabodetabek H Willgo Zainar, SE, M.BA.
Para pembicara di kegiatan webinar ini adalah para alumni Unram yang kini menjadi tokoh nasional dan praktisi.
Mereka akan membahas transformasi dan masa depan perbankan syariah di Indonesia, dengan studi kasus dari Bank NTB Syariah.
Para pembicara di webinar inspiratif ini adalah M. Chairul Imran, SE selaku pengamat ekonomi, Nurdin Ranggabarani, SH, MH yang merupakan tokoh Publik NTB dan Prof Dr H Zainal Asikin sebagai Guru Besar Hukum Perbankan Unram.
Moderator acara adalah seorang banker yang berkarir di Jakarta yaitu Mgr. Zikril Hakim, MA, M.Sc.
Willgo mengatakan, kegiatan ini juga sebagai bentuk moral obligation IKA Unram Jabodetabek terhadap pembangunan di NTB pada umumnya dan kepada Bank NTB Syariah selaku entitas bisnis milik daerah pada khususnya.
Bank plat merah ini merupakan aset yang sangat berharga bagi pemerintah dan masyarakat Bumi Gora.
Webinar nasional nasional semacam ini merupakan salah satu program kerja pengurus IKA Unram Jabodetabek. Webinar ini hampir rutin diadakan setiap bulan, dengan berbagai topik yang sedang trending.
Diketahui, webinar ini sudah yang keempat kalinya diselenggarakan sejak kepengurusan baru IKA Unram Jabodetabek di bawah kepemimpinan Ketua Umum Willgo Zainar, alumni Fakultas Ekonomi Unram, yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Independent PT. Krakatau Steel Tbk dan sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Pemasaran BUMN PT. PAL.
Serta Sekjen Didi Aulia Harahap,SH, MH, alumni Fakultas Hukum Unram yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT. Aulia Multi Sarana, sebuah perusahaan multinasional yang bergerak di bidang konstruksi, yang telah menggarap berbagai proyek konstruksi dan infrastruktur di seluruh Indonesia dan di luar negeri.
Willgo menambahkan, webinar ini terbuka untuk umum, baik itu untuk mahasiswa, dosen, PNS, pegawai swasta maupun untuk masyarakat luas.
Output yang diharapkan melalui kegiatan tersebut ada hasil diskusi yang positif dan konstruktif, sebagai masukan dan saran bagi Bank NTB Syariah, agar berbenah diri ke arah yang lebih baik lagi.
"Mengingat saat ini Bank NTB Syariah sedang mengalami dinamika yang kurang menguntungkan, terkait mal fungsinya sistem IT yang digunakan akibat terkena hacker, serta akibat adanya kredit macet yang nilainya juga cukup signifikan. Akibat dua kejadian besar tersebut, menyebabkan Bank NTB Syariah mengalami kerugian reputasi dan finansial yang cukup besar, sehingga menurunkan kepercayaan nasabah dan masyarakat," jelas Willgo membeberkan latar belakang pemilihan tema webinar tersebut.
IKA Unram Jabodetabek berharap Bank NTB Syariah dapat lebih maju dan lebih baik lagi operasional dan pelayanannya ke masyarakat.
Bagaimanapun bank ini merupakan salah satu aset terbaik dan terbesar milik pemprov dan pemda yang ada di NTB, sekaligus merupakan kebanggaan masyarakat Bumi Gora di manapun berada.
Untuk itu Bank NTB Syariah harus dijaga bersama, baik oleh IKA Unram Jabodetabek, maupun masyarakat NTB selaku stake holder Bank NTB Syariah. (ida/*)
Editor : Kimda Farida