LombokPost-Bagian depan ruang loby SMPN 15 Mataram dipasangi garis polisi karena coran bangunan tersebut patah. Ditambah lagi hujan yang terus-menerus dikhawatirkan kayu atap lapuk dan ambruk.
Kepala SMPN 15 Mataram Hj Sri Wahyu Indriani mengatakan, pihaknya sudah bersurat ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram untuk meminta mengecek kondisi bangunan tersebut.
Setelah dilakukan pengecekan, Dinas PUPR Kota Mataram mengeluarkan hasil bahwa gedung tersebut masuk kategori rusak ringan. Selang dua minggu, ada yang patah di bagian bangunan.
“Kita minta tukang yang waktu itu bekerja di kantin menurunkan patahan coran. Kita khawatir patahan itu jatuh sewaktu-waktu yang menimpa siswa,” tutur Indriani.
Setelah beberapa minggu, Dinas PUPR Kota Mataram kembali mengecek ruang loby SMPN 15 Mataram. Hasilnya rusak berat dan pihak sekolah memasang garis polisi agar anak-anak tidak melintas di depan.
Ia meminta pemborong membuatkan RAB (Rencana Anggaran Biaya) rehabilitasi untuk dilaporkan langsung ke manager Biaya Operasional Sekolah (BOS) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram.
Tapi, RAB nilainya cukup besar sehingga Disdik Kota Mataram menyarankan agar tidak menggunakan dana BOS untuk rehabilitasi. “Kita diminta tidak menggunakan dana BOS untuk rehab karena anggarannya cukup besar,” ujar Indriani.
Jelang beberapa pekan lanjut dia, Tim Disdik Kota Mataram turun melihat kondisi sekolah. Tim mengecek loby SMPN 15 Mataram dan siap memberikan bantuan untuk rehabilitas.
Termasuk akan dibangunkan tangga penghubung antara gedung sebelah utara dengan sebelah barat.
“Sampai sekarang garis polisi belum kita buka. Masih saja kita was-was,” tutur Indriani.
Kepala Tata Usaha (KTU) SMPN 15 Mataram Herawati mengatakan, pihak Disdik Kota Mataram dan pemborong sudah mengecek kondisi loby SMPN 15 Mataram yang rusak.
Dari tingkat kerusakan yang awalnya 25 persen menjadi rusak berat. Ia diminta membuat proposal untuk mengajukan bantuan rehabilitasi.
“Proposal sudah kita buat dan sudah kita ajukan ke dinas,” cetus Herawati.
Dari informasi diterima tambah dia, Disdik Kota Mataram akan merehab bangunan loby SMPN 15 Mataram yang rusak dari Anggaran Belanja Tambahan (ABT). “Katanya dianggarkan dari ABT,” tandasnya. (jay)
Editor : Siti Aeny Maryam