LombokPost- Sebanyak 150 calon peserta didik baru telah berhasil lolos seleksi melalui jalur reguler Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah (PPDM) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Mataram.
Pengumuman ini membawa kabar gembira bagi ratusan keluarga yang anak-anaknya kini siap bergabung dengan salah satu institusi pendidikan unggulan di Nusa Tenggara Barat (NTB). Proses seleksi yang ketat, meliputi tes akademik dan wawancara, telah menghasilkan siswa-siswi terbaik yang menunjukkan potensi luar biasa di bidang akademik dan keagamaan.
Kepala MAN 2 Mataram H Lalu Syauki menyampaikan apresiasinya. Ia sangat bangga dengan kualitas calon siswa yang terpilih. Ini adalah bukti komitmen mereka untuk menimba ilmu di MAN 2 Mataram.
“Ratusan siswa melalui jalur reguler menjadi bagian dari program PPDM MAN 2 Mataram yang mengintegrasikan kurikulum nasional dengan pendalaman ilmu agama, seperti tahfiz Alquran dan bahasa Arab,” ujar Lalu Syauki.
Bagi para calon peserta didik yang namanya tertera dalam daftar kelulusan daftar ulang di MAN 2 Mataram. Proses ini wajib dilakukan untuk memastikan status penerimaan dan melengkapi administrasi.
Dalam proses daftar ulang, orang tua/wali dan calon peserta didik diharapkan membawa dokumen-dokumen yang telah ditentukan. Seperti fotokopi ijazah/SKL, nilai rapor, fotokopi Kartu Keluarga, dan pas foto terbaru. Informasi detail mengenai dokumen yang diperlukan dapat diakses melalui website resmi MAN 2 Mataram atau papan pengumuman di madrasah.
Lalu Syauki mengimbau agar semua calon siswa yang diterima segera melakukan daftar ulang sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Kelalaian dalam melakukan daftar ulang dapat berakibat pada pembatalan status penerimaan.
“Kalau nilai rapor tidak sesuai yang diapload waktu mendaftar maka akan kita gugurkan atau tidak kita terima,” tandas Lalu Syauki.
Ia menambahkan, untuk jalur afirmasi pendaftarannya akan dibuka mulai 12 Juni. Kuota jalur afirmasi sebanyak 32 siswa yang akan diterima.
“Jalur afirmasi kita samaan buka dengan sekolah dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB,” pungkasnya.
Editor : Prihadi Zoldic