LombokPost- SMKN 3 Mataram mengawali tahun ajaran 2025/2026 dengan menggelar rapat awal tahun yang diikuti seluruh guru dan tenaga kependidikan (tendik).
Bertempat di aula sekolah, rapat awal tahun di sekolah yang lokasinya di Jalan Pendidikan dilaksanakan Rabu lalu (16/7) ini menjadi momentum penting untuk evaluasi, refleksi, serta pembagian tugas guru.
Sebanyak 150 guru dan tendik hadir mengikuti rapat awal tahun SMKN 3 Mataram. Tiga agenda utama dibahas dalam kegiatan ini, yakni sosialisasi platform skul.id dari Telkomsel, evaluasi dan refleksi tahun ajaran 2024/2025, serta pembagian tugas tambahan bagi guru-guru.
Pengawas Bina SMKN 3 Mataram Ridwan menyampaikan materi seputar konsep pembelajaran terbaru di tahun ajaran 2025/2026.
Ia memperkenalkan metode Deep Learning yang menekankan pada Pembelajaran Bermakna (Meaningful Learning), Pembelajaran Berkesadaran (Mindful Learning), dan Pembelajaran Menyenangkan (Joyful Learning).
Konsep ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengajaran di SMKN 3 Mataram kedepan.
Kepala SMKN 3 Mataram Sulman Haris mengajak seluruh guru menjadikan rapat awal tahun ini sebagai ruang refleksi dan persiapan menyeluruh.
“Meski kegiatan ini rutin dilakukan setiap awal tahun, mari jadikan sebagai sarana refleksi dan menyusun langkah perbaikan untuk menghadapi tantangan tahun ajaran baru,” kata Sulman.
Pada sesi evaluasi dan refleksi, para guru diberikan kesempatan menyampaikan masukan terkait sarana prasarana, pola pembelajaran, hingga kedisiplinan. Rapat berjalan dinamis, dengan berbagai saran langsung ditanggapi kepala sekolah.
Tak kalah penting, rapat awal tahun juga dimanfaatkan untuk membacakan tugas tambahan kepada sejumlah guru. Meski ada perubahan tugas, seluruh guru menerima keputusan dan siap melaksanakan tanggung jawab baru.
Sulman berharap melalui rapat awal tahun SMKN 3 Mataram bisa memberikan kontribusi maksimal di tahun ajaran 2025/2026.
Dengan semangat refleksi, evaluasi, dan komitmen bersama, sekolah akan melangkah lebih maju.
“Fondasi pendidikan yang kuat dimulai dari guru-guru yang ikhlas dan profesional dalam mengabdi,” tandasnya.
Editor : Pujo Nugroho