Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Keren, Siswa SMKN 1 Sekotong Ciptakan Produk Bernilai Industri

Ali Rojai • Minggu, 20 Juli 2025 | 19:11 WIB
Kepala SMKN 1 Sekotong Parhi
Kepala SMKN 1 Sekotong Parhi

LombokPost- Perubahan besar tengah dilakukan SMKN 1 Sekotong, salah satu sekolah kejuruan di Lombok Barat kini fokus pada pengembangan teknologi rekayasa dan manufaktur, menggantikan core sebelumnya di bidang kemaritiman.

Dengan mengusung pembelajaran berbasis produk, SMKN 1 Sekotong membuka dua jurusan unggulan, yakni Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) serta Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).

Langkah ini diambil untuk menyesuaikan dengan tuntutan zaman yang terus berkembang, khususnya dalam bidang teknologi dan industri.

“Setiap saat terjadi perubahan teknologi. Maka, model pembelajaran berbasis produk adalah jawaban terbaik agar siswa benar-benar siap masuk ke dunia kerja,” kata Kepala SMKN 1 Sekotong Parhi, pekan lalu.

Dengan moto ‘SMKN 1 Sekotong Berinovasi, Terampil, dan Religius’, sekolah ini tidak hanya menyiapkan siswa agar siap bekerja di dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Tetapi juga agar mampu menciptakan lapangan kerja sendiri. Salah satu caranya dengan mendorong siswa menciptakan produk yang bernilai industri dan dibutuhkan masyarakat.

Produk yang sudah dihasilkan siswa antara lain shampoo motor dan parfum laundry. Produk ini tidak hanya menjadi media belajar, tapi juga memiliki potensi pasar.

“Inilah keunggulan dari pembelajaran berbasis produk. Siswa tidak hanya memahami teori, tapi langsung praktik menghasilkan sesuatu yang bisa dijual,” jelas Parhi.

Langkah sekolah menjadikan teknologi rekayasa dan manufaktur sebagai core kompetensinya dinilai sejalan dengan kebutuhan industri saat ini.

Dengan bekal keterampilan dari jurusan TBSM dan TKJ, lulusan diharapkan tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menjadi wirausaha.

“Target kami, lulusan bisa langsung bekerja di industri atau membuka usaha sendiri. Semua berangkat dari kompetensi yang mereka dapat selama sekolah,” tegas Parhi.

Menurutnya, dengan orientasi kuat pada teknologi rekayasa dan manufaktur, serta sistem pembelajaran berbasis produk, SMKN 1 Sekotong akan mencetak siswa yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Baca Juga: 33 Ekskul SMAN 3 Mataram Siap Kembangkan Bakat Siswa BaruProduk seperti shampoo motor dan parfum laundry menjadi bukti bahwa inovasi bisa dimulai dari bangku sekolah.

Editor : Siti Aeny Maryam
#industri #TBSM #DUDI #SMKN 1 Sekotong #lapangan pekerjaan #bekerja #Teknik Komputer Jaringan