Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Mataram Tekankan Kolaborasi dan Penguatan Gugus Depan

Ali Rojai • Senin, 18 Agustus 2025 | 20:27 WIB
Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Mataram foto bersama usai apel Hari Pramuka ke-64 di Teras Udayana.
Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Mataram foto bersama usai apel Hari Pramuka ke-64 di Teras Udayana.

LombokPost - Upacara peringatan Hari Pramuka ke-64 di Kota Mataram berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaborasi. Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Mataram menggelar upacara di Teras Udayana, pekan lalu, mengusung tema ‘Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa’.

Tema ini menjadi pengingat bahwa Gerakan Pramuka Kota Mataram harus terus hadir sebagai garda terdepan dalam memperkuat karakter dan menjaga keutuhan NKRI.

Bertindak sebagai inspektur upacara Ketua Majelis Pembimbing Kwarcab Kota Mataram H Mohan Roliskana yang juga Wali Kota Mataram membacakan amanat resmi Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Indonesia Komjen Pol (Purn) Budi Waseso.

Dalam amanatnya, ketua Kwarnas menekankan pentingnya peran aktif anggota Gerakan Pramuka dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, mulai dari keterlibatan dalam penanggulangan bencana, tim SAR, hingga aksi sosial lain yang memberikan manfaat langsung.

“Kehadiran nyata pramuka di tengah masyarakat adalah bukti kontribusi dalam membangun ketahanan bangsa,” tulisnya dalam amanat tersebut.

Hadir dalam upacara tersebut Ketua Kwarcab Kota Mataram H Didi Sumardi, Kapolres Mataram, unsur Andalan Kwarcab, Ketua Kwarran se-Kota Mataram, para pembina gugus depan, serta anggota Dewan Kerja Cabang dan Ranting.

Dalam sambutannya Didi Sumardi menegaskan, peringatan Hari Pramuka ke-64 menjadi momentum reflektif dan strategis.

Selain menilai capaian selama setahun terakhir, juga menjadi langkah awal menyusun target dan arah gerak Pramuka Kota Mataram kedepan.

“Tantangan kedepan lebih kompleks. Kita tidak bisa menjawabnya dengan cara-cara biasa. Harus dengan langkah ekstra dan kerja kolaboratif,” tegas Didi.

Ia menyoroti pentingnya penguatan gugus depan pramuka. Meski banyak gugus depan yang aktif dan berprestasi, sebagian lainnya dinilai masih perlu pembenahan.

“Minimal 70 persen gugus depan kita harus memenuhi standar tata kelola yang baik. Dari aspek administrasi, pembinaan, dan kegiatan, semua harus tertata,” jelas Didi.

Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan kolaborasi kuat antara kwartir ranting dan dewan kerja ranting, yang dibuktikan melalui kegiatan nyata dan terukur.

“Tanpa sinergi dan kolaborasi, tidak mungkin pengelolaan organisasi bisa berjalan maksimal,” tegas Didi.

Ia menambahkan, Gerakan Pramuka Kota Mataram harus menjadi barometer bagi gerakan pramuka lainnya di NTB. Target utama tetap pada peserta didik dari tingkat prasiaga hingga pandega.

“Semua jenjang harus bergerak bersama, tidak bisa parsial. Ini adalah satu mata rantai yang saling terkait,” kata Didi.

Dengan semangat Hari Pramuka ke-64 ini, Kwartir Cabang Pramuka Kota Mataram berkomitmen untuk lebih produktif, progresif, dan terus berkontribusi dalam pembentukan karakter bangsa.

“Pramuka Mataram harus jadi contoh. Menjadi pramuka yang maju, aktif, dan berdampak bagi daerah, bangsa, dan negara,” tutupnya. (*)

Editor : Prihadi Zoldic
#Gerakan Pramuka Kota Mataram #kolaborasi #Kwarcab Kota Mataram #tim sar #Wali Kota Mataram #Mohan Roliskana #budi waseso