LombokPost- SMPN 22 Mataram menerapkan program mengaji sebelum belajar setiap pagi. Selama 15 menit, seluruh siswa dan guru berkumpul di musala untuk membaca Alquran bersama.
Program mengaji ini menjadi langkah sekolah dalam membentuk karakter religius sekaligus menanamkan nilai akhlak mulia bagi siswa.
Kepala SMPN 22 Mataram H Nasrullah menegaskan, bahwa program mengaji SMPN 22 Mataram bukan hanya soal ibadah, tetapi juga pendidikan karakter.
“Kami ingin mencetak generasi yang cerdas secara intelektual, sekaligus memiliki akhlak yang baik,” ujar Nasrullah.
Selain mengaji sebelum belajar, siswa SMPN 22 Mataram juga diwajibkan salat duhur berjamaah sebelum pulang sekolah.
Kegiatan ini diharapkan memperkuat budaya religius di lingkungan sekolah.
“Ini bagian dari proses membentuk sekolah besar dengan karakter kuat,” tambah Nasrullah.
Program mengaji di SMPN 22 Mataram juga mendapat sambutan positif masyarakat. Banyak orang tua mulai mempercayakan pendidikan anaknya di sekolah ini.
Dengan program mengaji sebelum belajar kata Nasrullah, SMPN 22 Mataram optimistis mampu mencetak lulusan yang berprestasi dan berakhlak mulia.
Suhardi, siswa kelas IX SMPN 22 Mataram mengaku, senang dengan program ini.
“Datang ke sekolah langsung ambil air wudhu, lalu mengaji bersama di musala,” katanya. (*)
Editor : Redaksi Lombok Post