Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Unram dan Jwara Project Gelar FGD di Lobar, Bahas Ketahanan Keluarga Pekerja Migran

Ali Rojai • Rabu, 3 September 2025 | 20:54 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost- Jwara Project bersama Universitas Mataram (Unram) sukses mengadakan Focus Group Discussion (FGD) untuk mendukung ketahanan keluarga pekerja migran di Lombok Barat (Lobar).

Kegiatan ini digelar dua kali, pada 11 Agustus 2025 dan 28 Agustus 2025 di Dusun Perempung, Desa Banyu Urip, Kecamatan Gerung.

FGD yang digagas Jwara Project dan Unram ini menghadirkan keluarga pekerja migran, baik purna migran maupun anggota keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang masih bekerja di luar negeri.

Fokus pembahasan meliputi kondisi psikologis keluarga yang ditinggalkan, komunikasi lintas negara. Hingga pengelolaan remitansi untuk memperkuat ketahanan keluarga pekerja migran.

Pada FGD pertama, mayoritas peserta adalah ibu rumah tangga yang berbagi pengalaman saat suami atau anak mereka bekerja di luar negeri.

Para ibu rumah tangga mengaku harus memikul peran ganda sebagai ayah sekaligus ibu, mulai dari pekerjaan rumah tangga hingga mengolah sawah.

Hal ini menunjukkan bahwa ketahanan keluarga pekerja migran bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga menyangkut peran sosial dan mental.

FGD kedua kemudian memperdalam temuan sebelumnya, terutama terkait pola komunikasi lintas negara.

Strategi keluarga dalam menjaga keharmonisan rumah tangga, hingga pengelolaan remitansi agar lebih produktif.

Kehadiran Co-Founder Rumah Perempuan Migran sekaligus dosen pembimbing Jwara Project Dina Eka Putri turut memberi warna dalam diskusi yang berjalan kondusif dan penuh antusiasme.

DISKUSI: Unram dan Jwara Project foto bersama keluarga pekerja migran usai FGD di Desa Banyu Urip, Kecamatan Gerung, belum lama ini.
DISKUSI: Unram dan Jwara Project foto bersama keluarga pekerja migran usai FGD di Desa Banyu Urip, Kecamatan Gerung, belum lama ini.

"Kami berharap hasil FGD bisa menjadi rekomendasi nyata untuk mendukung ketahanan keluarga pekerja migran. Dengan penguatan sosial, psikologis, dan ekonomi, keluarga PMI di Lombok Barat diharapkan semakin tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan,” harapnya.

Editor : Siti Aeny Maryam
#Unram #pekerja migran indonesia #pekerjaan rumah tangga #Universitas Mataram #PMI 2025 #lintas negara