Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PGRI Kota Mataram Soroti Program MBG Kurangi Jam Belajar

Ali Rojai • Senin, 29 September 2025 | 18:31 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost- PGRI Kota Mataram buka suara terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini diterapkan di sekolah-sekolah.

Organisasi guru ini menilai pelaksanaan program MBG justru mengurangi jam belajar siswa dan menambah beban guru, terutama di sekolah dengan jumlah murid besar.

Ketua PGRI Kota Mataram Imam Purwanto menegaskan, sejak awal guru sudah memiliki jadwal padat, mulai pukul 07.15 hingga 14.00 Wita.

Seluruh waktu tersebut digunakan untuk menyiapkan dan melaksanakan pembelajaran. Namun ketika program MBG masuk dengan nota kesepahaman (MoU) yang dinilai sepihak, jam belajar anak berkurang karena guru harus ikut mengatur distribusi makanan.

Ia mencontohkan di SMPN 7 Mataram dengan jumlah siswa mencapai 1.400 anak. Kehadiran paket makanan membuat guru harus terlibat langsung dalam pengaturan MBG.

“Guru-guru ini sudah kecapean. MBG ini bukan sehari dua hari, tapi program lima tahun. Guru bukan robot. Kami minta owner dapur atau SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang turun langsung ke sekolah,” tegas Imam.

Lebih jauh, Imam menilai anggaran MBG terbilang fantastis karena tiga kali lipat lebih besar dari dana BOS. Untuk itu, ia meminta program MBG dievaluasi agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu.

“Anggaran MBG bisa saja diberikan langsung ke orang tua. Mereka bisa memasak dan anak-anak membawa bekal dari rumah,” sarannya.

Senada, Kepala SMPN 1 Mataram Saptadi Akabr berharap pelaksanaan MBG tidak menyita waktu pembelajaran.

Empat siswa SMPN 7 Mataram mengambil paket MBG untuk dibawa ke ruang kelas. PGRI Kota Mataram soroti program MBG kurangi jam belajar.
Empat siswa SMPN 7 Mataram mengambil paket MBG untuk dibawa ke ruang kelas. PGRI Kota Mataram soroti program MBG kurangi jam belajar.

“Proses dari datangnya paket makanan hingga disalurkan ke siswa waktunya cukup lama,” tutupnya.

Editor : Siti Aeny Maryam
#SPPG #PGRI Kota Mataram #jam belajar #tugas guru #berkurang #distribusi makanan #Program MBG 2025 #siswa