LombokPost- Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Aziziyah, Kapek, Gunungsari, Lombok Barat (Lobar) menegaskan komitmennya dalam penguatan pendidikan Islam dan penguatan Tahfizul Quran melalui kerja sama internasional dengan Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) Malaysia.
Program internasional ini menempatkan para mahasiswa hafiz terbaik sebagai duta pembinaan Tahfizul Quran. Fokus utama kegiatan adalah memperkuat kualitas bacaan dan hafalan Alquran mahasiswa sekaligus membantu pembinaan Tahfizul Quran di Malaysia.
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut penandatanganan MoU antara STIT Al-Aziziyah dengan 10 perguruan tinggi lainnya.
Dalam program perdana, kampus akan mengirim 10-15 mahasiswa hafiz untuk menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Profesi (KKP) di UniSZA selama 2 hingga 3 bulan. Sepanjang kegiatan, mahasiswa akan fokus pada pembinaan Tahfizul Quran dan pengembangan metode hafalan modern.
Ketua STIT Al-Aziziyah Dr Muhammad Nasir menegaskan, pengiriman mahasiswa hafiz ini selaras dengan karakter akademik kampus. Sekitar 75 persen mahasiswa STIT Al-Aziziyah adalah hafiz dan hafizah, sebagian besar berasal dari MA Al-Aziziyah yang dikenal sebagai sekolah berbasis Tahfizul Quran.
“Untuk menjaga kualitas kami menerapkan program penyempurnaan bacaan dan penambahan hafalan selama masa studi,” ucap Nasir.
Mahasiswa dengan hafalan 10 juz didorong untuk melanjutkan hingga 15, 20, 25 bahkan 30 juz. Mereka nantinya akan memperoleh sertifikasi hafalan sesuai capaian masing-masing. Sistem ini dirancang untuk menyiapkan hafiz-hafizah berkualitas yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Dengan kemampuan kuat pada Tahfizul Quran, Nasir optimistis mahasiswa STIT Al-Aziziyah bisa memberi kontribusi nyata di Malaysia.
Ia berharap, pengiriman mahasiswa ini tidak hanya memperkuat kualitas hafalan mahasiswa, tetapi juga mampu menghadirkan lebih banyak hafiz-hafizah baru di UniSZA.
“Program Tahfizul Quran diharapkan menjadi langkah awal STIT Al-Aziziyah memperluas kiprah pendidikan Islam ke kancah internasional,” pungkasnya.
Editor : Siti Aeny Maryam