LombokPost - SLBN 3 Mataram menghadirkan terobosan baru. Sekolah ini meluncurkan Kafe Kopi Telu, ruang praktik kerja yang disulap dari kantin lama dan kini menjadi laboratorium kewirausahaan bagi siswa difabel.
Kafe Kopi Telu langsung menarik perhatian karena menghadirkan pendekatan pembelajaran berbasis praktik yang lebih modern dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Kepala SLBN 3 Mataram Muryanto mengatakan, Kafe Kopi Telu merupakan hasil kolaborasi sekolah dengan pihak mitra untuk memperkuat keterampilan vokasi siswa.
“Kantin ini kami kerja sama dengan Kafe Kopi Telu, ini menjadi tempat praktik siswa,” ujar Muryanto.
Dalam konsep baru ini, Kafe Kopi Telu difungsikan sebagai tempat praktik langsung bagi siswa.
Sebanyak 60 persen dari jadwal belajar diarahkan pada pengembangan keterampilan vokasi, termasuk pelayanan pelanggan, pengoperasian kafe, hingga manajemen usaha.
Kafe ini menjadi ruang simulasi kerja yang memungkinkan siswa mengasah kompetensi sebelum memasuki dunia industri.
Muryanto menegaskan, tujuan utama pendirian Kafe Kopi Telu adalah membekali siswa dengan kesiapan magang serta keterampilan kerja yang matang setelah lulus.
Ia berharap model pembelajaran berbasis praktik ini dapat meningkatkan kemandirian dan daya saing lulusan SLBN 3 Mataram.
Dengan hadirnya Kafe Kopi Telu, Muryanto optimis dapat mencetak lulusan yang lebih siap menghadapi dunia kerja dan membuka peluang usaha mandiri.(*)
Editor : Prihadi Zoldic