LombokPost- Imam Pasha, siswa MAN Lombok Barat (Lobar) mengharumkan nama sekolah melalui prestasi olahraga. Atlet muda yang turun di Fun Run Gunung Sasak 21 Kilometer itu finis di posisi tiga besar setelah bersaing dengan ratusan pelari dari berbagai kabupaten.
Fun Run Gunung Sasak 21K dikenal sebagai salah satu lomba lari bergengsi di Pulau Lombok.
Dengan rute menantang dan kontur naik turun khas kawasan pegunungan, perlombaan ini diikuti ratusan pelari dari berbagai kabupaten. Pasha tampil stabil sejak start dan finis di urutan tiga besar, membuktikan kualitas teknis dan mentalnya.
Keberhasilan Pasha menjadi kelanjutan performanya usai turun pada Popnas 2025. Prestasi ini sekaligus mempertegas posisi MAN Lobar sebagai madrasah dengan pembinaan olahraga yang terus diperhitungkan.
Kepala MAN Lobar Abdul Azis Faradi mengapresiasi prestasi yang diraih siswanya. Setelah tampil di Popnas 2025, ia kembali menunjukkan kualitas di Fun Run Gunung Sasak.
“Ini bukti siswa madrasah mampu bersaing di ajang besar,” tegas Azis.
Pembina Olahraga MAN Lobar Audy Ekadi Putra menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari disiplin Pasha dalam latihan.
“Untuk lari 21 kilometer, mental dan strategi sangat menentukan. Pasha punya keduanya. Prestasi di Fun Run Gunung Sasak 21K ini pantas ia dapatkan,” ujar Audy.
Sementara itu, Imam Pasha menyebut lomba ini sebagai tantangan besar yang berhasil ia taklukkan.
“Rutenya sangat menantang. Tapi saya berusaha menjaga ritme. Alhamdulillah bisa finis di tiga besar. Fun Run Gunung Sasak memberi pengalaman penting untuk kompetisi berikutnya,” ucap Imam.
Editor : Siti Aeny Maryam