LombokPost- SMPN 8 Mataram menunjukkan kepedulian sosial. Selama lima hari, keluarga besar SMPN 8 Mataram menggelar aksi galang dana untuk korban musibah di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, dan berhasil menghimpun donasi sebesar Rp 7,3 juta.
Aksi galang dana SMPN 8 Mataram melibatkan siswa, wali siswa, serta seluruh warga sekolah.
Kepedulian tersebut muncul setelah pihak sekolah menerima kabar bencana yang menimpa masyarakat di Aceh, Sumatera.
Kepala SMPN 8 Mataram Sulasmi mengatakan, penggalangan dana diinisiasi langsung oleh pihak sekolah.
Pihaknya mengoordinasikan OSIS dan pembina untuk merancang kegiatan kemanusiaan sebagai bentuk empati dan solidaritas.
“Penggalangan dana dimulai sejak Jumat, 5 Desember, dan berakhir pada 10 Desember. Alhamdulillah respons siswa dan wali siswa sangat luar biasa,” ujar Sulasmi.
Selain donasi sebesar Rp 7,3 juta, SMPN 8 Mataram juga menerima sumbangan berupa empat dus besar pakaian layak pakai serta sembako.
Seluruh bantuan tersebut disalurkan pada 11 Desember melalui kerja sama dengan PGRI Cabang Selaparang.
Menurut Sulasmi, aksi galang dana SMPN 8 Mataram untuk Aceh tidak hanya bertujuan membantu secara materi, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi siswa.
“Kami ingin menanamkan nilai empati, gotong royong, dan kepedulian sosial. Apalagi dulu, saat daerah kita tertimpa musibah, saudara-saudara dari Aceh juga hadir memberikan bantuan,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, SMPN 8 Mataram terus membangun kesadaran sosial di kalangan siswa.
Sulasmi menegaskan komitmen sekolah untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan semangat kemanusiaan.
“Keberhasilan galang dana menjadi cerminan kuatnya solidaritas dan budaya gotong royong di lingkungan sekolah, sekaligus menjadi bukti bahwa nilai kepedulian dapat ditanamkan sejak dini,” pungkasnya.
Editor : Kimda Farida