Skema ini dirancang agar satuan pendidikan serta peserta didik memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri, sekaligus menjamin proses penilaian berlangsung tertib, adil, dan akuntabel.
Melalui informasi yang disampaikan di akun Instagram resmi @kemendikdasmen, TKA 2026 akan diawali dengan pendaftaran pada Januari 2026 dan berlanjut hingga pengumuman hasil pada Mei 2026.
Setiap tahap disusun berjenjang, mulai dari simulasi, gladi bersih, pelaksanaan utama, hingga pelaksanaan susulan bagi peserta yang berhalangan.
Tahap pendaftaran TKA 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 Januari hingga 28 Februari 2026.
Setelah itu, peserta akan mengikuti simulasi sebagai ajang pengenalan sistem dan kesiapan teknis. Simulasi untuk jenjang SMP/MTs digelar pada 23 Februari–1 Maret 2026, disusul simulasi SD/MI pada 2–8 Maret 2026.
Kemendikdasmen kemudian mengagendakan gladi bersih pada 9–17 Maret 2026 untuk memastikan seluruh sistem dan perangkat pelaksanaan berjalan optimal.
Adapun pelaksanaan utama TKA 2026 untuk jenjang SMP/MTs akan berlangsung pada 6–16 April 2026, sementara jenjang SD/MI dijadwalkan pada 20–30 April 2026.
Bagi peserta yang belum dapat mengikuti ujian utama, Kemendikdasmen menyiapkan pelaksanaan susulan pada 11–17 Mei 2026.
Selanjutnya, pengolahan hasil dilakukan pada 18–23 Mei 2026, dan pengumuman hasil TKA 2026 dijadwalkan pada 24 Mei 2026.
Kemendikdasmen mengimbau seluruh satuan pendidikan, pendidik, serta orang tua untuk mencermati jadwal ini sejak dini agar proses persiapan berjalan optimal dan pelaksanaan TKA 2026 dapat berlangsung lancar sesuai ketentuan.
Editor : Marthadi