LombokPost - Puluhan jabatan kepala sekolah (kasek) SD dan SMP di Kota Mataram hingga saat ini belum terisi.
Meski sejumlah guru telah lulus seleksi Calon Kepala Sekolah (CKS) dan mengantongi sertifikat, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram belum memberikan kepastian waktu pelantikan.
Selain itu, wacara pengisian jabatan kasek juga telah digulirkan Disdik Mataram sejak September 2025. Dilanjutkan dengan seleksi dan pelatihan Bakal Calon Kasek pada pertengahan Desember 2025. Disdik bahkan menargetkan pengisian kasek pada akhir Desember 2025, namun meleset hingga saat ini.
Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf mengatakan, pihaknya masih menunggu koordinasi lanjutan terkait proses birokrasi pengisian jabatan tersebut. “Belum tahu ini kapan (pengisian jabatan kasek),” ujar Yusuf, Senin (12/1).
Kekosongan jabatan kasek menjadi sorotan lantaran posisi tersebut memiliki peran strategis dalam pengambilan kebijakan manajerial dan peningkatan mutu pendidikan. Saat ini, sebagian besar sekolah masih dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Para guru yang telah lulus seleksi CKS kini hanya bisa menunggu kepastian penempatan. Padahal, seluruh tahapan seleksi dan sertifikasi telah rampung dilakukan.
Di lapangan, isu rotasi dan pelantikan mulai menghangat. Informasi yang beredar di kalangan sekolah menyebutkan pelantikan kasek SD dan SMP berpotensi dilakukan dalam waktu dekat, bahkan disebut-sebut pada pekan ini. Namun hingga kini, Disdik Kota Mataram belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Ketidakpastian pengisian jabatan ini memunculkan spekulasi di tingkat satuan pendidikan.Banyaknya posisi yang dijabat Plt dinilai berpotensi menghambat pengambilan keputusan strategis di sekolah.
Pengangkatan kepala sekolah definitif diharapkan segera terealisasi agar stabilitas manajemen sekolah terjaga dan program peningkatan mutu pendidikan berjalan optimal.
“Belum ada komunikasi kapan pengisian kasek kosong,” pungkasnya.
Editor : Marthadi