Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Disdik Mataram Ingatkan Orang Tua Awasi Anak saat Libur Idulfitri

Ali Rojai • Rabu, 18 Maret 2026 | 15:05 WIB

Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf
Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf

LombokPost- Dinas Pendidikan Kota Mataram (Disdik) Kota Mataram mengingatkan orang tua untuk mengawasi anak saat libur Idulfitri. Imbauan ini kembali ditegaskan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah guna mencegah aktivitas berbahaya seperti perang sarung dan balap liar.

Sejak awal, pentingnya orang tua awasi anak saat libur Idulfitri menjadi perhatian utama Disdik. Kepala Disdik Kota Mataram Yusuf menegaskan, pengawasan harus lebih diperketat, terutama pada malam hari menjelang lebaran. Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir muncul aktivitas yang dinilai tidak mendidik dan berisiko membahayakan keselamatan.

Aktivitas seperti perang sarung, penggunaan petasan berlebihan, hingga balap liar di jalan raya menjadi sorotan. Selain mengganggu ketertiban umum, kegiatan tersebut juga berpotensi menimbulkan kecelakaan. Karena itu, orang tua awasi anak saat libur Idulfitri dinilai sebagai langkah penting untuk mencegah risiko sejak dini.

“Momentum Ramadan dan Idulfitri seharusnya menjadi waktu memperkuat karakter anak. Karena itu orang tua harus aktif mengawasi anak agar tetap dalam kegiatan positif,” ujar Yusuf.

Ia menegaskan, aktivitas yang berpotensi memicu keributan seperti perang sarung dan kembang api berlebihan tidak boleh dibiarkan. Selain membahayakan, kegiatan tersebut juga berisiko memicu konflik di lingkungan masyarakat.

Sebaliknya, siswa didorong memanfaatkan libur dengan kegiatan yang lebih bermanfaat. Mulai dari memperbanyak ibadah di masjid dan musala, tadarus Alquran, membantu orang tua di rumah, hingga mempererat silaturahmi.

Upaya orang tua awasi anak saat libur Idulfitri juga harus didukung seluruh elemen masyarakat. Disdik mengajak sekolah, tokoh masyarakat, hingga aparat lingkungan ikut berperan aktif dalam pengawasan.

“Jika orang tua awasi anak saat libur Idulfitri, maka potensi perang sarung, petasan berlebihan, dan balap liar bisa dicegah,” tegas Yusuf.

Ia berharap libur Idulfitri tidak hanya menjadi waktu istirahat, tetapi juga momentum membangun karakter anak melalui kegiatan positif. Dengan begitu, orang tua awasi anak saat libur Idulfitri menjadi kunci menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Editor : Rury Anjas Andita
#orang tua awasi anak saat libur Idul Fitri #petasan berbahaya #imbauan Disdik Mataram #Idul Fitri 2026 #balap liar anak #Disdik Mataram #perang sarung