Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

MIN 3 Mataram Sebar 200 Kupon Daging Kurban, Ajarkan Empati dan Kepedulian Sosial Siswa

Jay • Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB
KEPEDULIAN SOSIAL: Kepala MIN 3 Mataram Khaerun Nisak (baju hitam) menyalurkan paket daging kurban kepada warga di madrasah setempat, Sabtu (30/5).
KEPEDULIAN SOSIAL: Kepala MIN 3 Mataram Khaerun Nisak (baju hitam) menyalurkan paket daging kurban kepada warga di madrasah setempat, Sabtu (30/5).

 

LombokPost- MIN 3 Mataram memanfaatkan momentum Idul Adha untuk menanamkan nilai empati dan kepedulian sosial kepada siswa. Melalui kegiatan penyembelihan hewan kurban, MIN 3 Mataram menyalurkan 200 kupon daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan di lingkungan sekitar madrasah.

Kegiatan kurban di MIN 3 Mataram tahun ini menjadi wujud nyata pendidikan karakter berbasis nilai keagamaan.

Selain sebagai bentuk ibadah, pembagian daging kurban juga menjadi sarana mengajarkan siswa tentang pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama.

Kepala MIN 3 Mataram Khaerun Nisak mengatakan, pelaksanaan kurban tahun ini menjadi langkah awal yang baik bagi madrasah.

Meski baru memimpin sekitar lima bulan, dirinya bersyukur program kurban dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga: Sampah Plastik Disulap Jadi Tas Keren, Mahasiswa Universitas Bumigora Lolos Pendanaan Nasional PKM-K

“Tahun ini kami memotong satu ekor sapi terlebih dahulu. Insyaallah ke depan target kami minimal dua ekor sapi agar manfaat kurban bisa dirasakan lebih banyak masyarakat,” ujarnya, Sabtu (30/5).

Untuk memastikan penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran, panitia telah mendistribusikan sekitar 200 kupon daging kurban kepada warga penerima manfaat.

Prioritas diberikan kepada anak yatim piatu, lanjut usia, serta masyarakat kurang mampu yang berada di sekitar lingkungan MIN 3 Mataram.

Menurut Nisak, kegiatan kurban tidak hanya bermakna ibadah semata. Lebih dari itu, kurban menjadi media pembelajaran bagi siswa untuk memahami nilai ketakwaan, empati, dan pengorbanan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS.

Baca Juga: Unram Kukuhkan Delapan Dokter Baru, Siap Mengabdi hingga Pelosok NTB

“Kami ingin mengajak siswa dan wali murid berkolaborasi dalam keikhlasan. Kurban adalah bentuk ketakwaan sekaligus sarana membangun kepedulian sosial di lingkungan masyarakat,” katanya.

Nilai-nilai tersebut sengaja ditanamkan sejak dini agar menjadi bagian dari karakter siswa. Dengan terlibat dalam proses kurban dan pembagian daging kurban, siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepekaan sosial tinggi serta semangat berbagi kepada sesama.

Sementara itu, Ketua Panitia Kurban MIN 3 Mataram Rusni menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan kurban adalah membiasakan siswa memahami makna ibadah dan kepedulian sosial sejak usia dini.

Baca Juga: UMMAT Gelar Job Fair, Alumni Diajak Manfaatkan Peluang

Menurutnya, kurban merupakan salah satu ajaran Rasulullah SAW yang harus terus dikenalkan dan dilestarikan kepada generasi muda.

 Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat merupakan bentuk nyata solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.

“Pembiasaan ini penting agar siswa memahami bahwa kurban bukan hanya ritual ibadah, tetapi juga sarana memperkuat kepedulian sosial dan rasa syukur kepada Allah SWT,” jelasnya.

Melalui kegiatan penyembelihan hewan kurban dan pembagian daging kurban tersebut, Rusni berharap dapat terus memperkuat pendidikan karakter siswa.

Selain berprestasi secara akademik maupun nonakademik, madrasah juga ingin melahirkan generasi yang memiliki empati, ketakwaan, dan kepedulian sosial yang kuat di tengah masyarakat.

Editor : Kimda Farida
#kupon daging kurban #kurban #daging kurban #IDUL ADHA #MIN 3 Mataram