Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hadapi Tantangan Global, UKM English Club STIKES Mataram Gelar Workshop "Trend Fades, English Stays"

Siti Aeny Maryam • Kamis, 25 Juni 2026 | 21:22 WIB
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) English Club STIKES Mataram sukses menyelenggarakan workshop edukatif bertajuk "Trend Fades, English Stays" pada Kamis (25/6/2026). 
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) English Club STIKES Mataram sukses menyelenggarakan workshop edukatif bertajuk "Trend Fades, English Stays" pada Kamis (25/6/2026). 
LombokPost - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) English Club STIKES Mataram sukses menyelenggarakan workshop edukatif bertajuk "Trend Fades, English Stays" pada Kamis (25/6/2026). 

Bertempat di Ruang International Kampus STIKES Mataram, acara ini digelar sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan para mahasiswi tenaga kesehatan (nakes) masa depan agar mampu bersaing di era globalisasi.

Dalam workshop kali ini, UKM English Club menghadirkan narasumber profesional yang ahli di bidangnya, yaitu Khasyatillah, S.Pd., M.I.Kom. dari Lembaga Kursus Bee English Mataram. Kehadiran praktisi berpengalaman ini memberikan atmosfer belajar yang interaktif dan berbobot bagi seluruh mahasiswi STIKES Mataram yang menjadi peserta aktif dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga: Bongkar Akar Masalah Stunting di NTB, Indah Dhamayanti Putri Soroti Nasib Anak Pekerja Migran

Meskipun UKM English Club STIKES Mataram baru resmi berdiri sejak tahun lalu, organisasi ini telah menunjukkan komitmen yang besar dalam meningkatkan kapasitas berbahasa asing di lingkungan kampus.

Dalam sambutannya, Pembina UKM English Club Endy Bebasari, S.KM., M.Kes., mengungkapkan bahwa wadah ini tidak hanya dibentuk sebagai tempat penampungan bakat dan minat mahasiswi semata. Lebih dari itu, English Club memiliki misi besar untuk membudayakan penggunaan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari di kampus, yang nantinya akan menjadi modal investasi berharga saat mereka memasuki dunia kerja.

"Bahasa Inggris bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan sebuah kebutuhan dasar yang akan menentukan daya saing lulusan kita di dunia kerja nyata," ujar Pembina UKM dalam sambutannya.

Baca Juga: Pengusaha di NTB Didorong Manfaatkan Subsidi Resi Gudang

Urgensi penguasaan bahasa asing bagi tenaga kesehatan saat ini dinilai kian mendesak. Profesi medis kini dituntut bergerak dinamis, artinya tidak hanya wajib memiliki keahlian klinis dan medis yang mumpuni (hard skills), tetapi juga harus dibekali dengan kecakapan komunikasi internasional (soft skills).

Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa penguasaan bahasa Inggris kini menjadi penentu karier yang sangat krusial. 

Beberapa rumah sakit besar di Pulau Lombok yang menjadi mitra resmi STIKES Mataram, saat ini telah menetapkan kemampuan bahasa Inggris sebagai salah satu indikator utama dalam proses seleksi dan perekrutan tenaga kesehatan baru.

Melalui workshop "Trend Fades, English Stays", para mahasiswi diharapkan sadar bahwa tren dunia bisa terus berubah dan memudar, namun kemampuan bahasa Inggris akan selalu menetap dan menjadi kunci utama yang membuka peluang karier mereka, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

Editor : Siti Aeny Maryam
#Stikes Mataram #workshop #bahasa #pembina #inggris