LombokPost- Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMPN 16 Mataram masih menyisakan banyak kursi kosong. Sekolah kini berharap jalur domisili mampu menutup kekurangan kuota penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027.
Dari sekitar 86 kursi yang disediakan melalui jalur afirmasi dan prestasi, baru 48 kursi yang terisi. Artinya, hampir separo kuota masih kosong.
Kepala SMPN 16 Mataram Burhanuddin mengatakan, serapan pada jalur prestasi akademik sebenarnya cukup baik. Sebanyak 23 peserta dinyatakan lolos seleksi.
Baca Juga: SPMB SMPN 15 Mataram Memanas, Jalur Prestasi Penuh, Nilai 1.509 Jadi Batas Aman
Namun kondisi berbeda terjadi pada kategori prestasi keagamaan dan nonakademik. Hingga penutupan pendaftaran, tidak ada calon siswa yang mendaftar melalui dua jalur tersebut.
“Jalur prestasi akademik sudah terisi 23 orang. Tetapi prestasi keagamaan dan nonakademik belum ada pendaftar,” ujarnya, kemarin (25/6).
Kuota jalur afirmasi juga belum terserap maksimal. Sejumlah calon peserta didik tidak dapat melanjutkan proses seleksi karena terkendala persyaratan administrasi.
Salah satu kendala utama adalah kepemilikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang menjadi syarat pendukung jalur afirmasi. Akibatnya, sejumlah kursi yang telah disiapkan masih belum terisi. Kekosongan tersebut diharapkan dapat tertutupi melalui jalur domisili yang akan dibuka mulai Senin (29/6).
Burhanuddin optimistis jalur domisili akan menjadi penopang utama penerimaan siswa baru tahun ini. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, masyarakat sekitar sekolah lebih banyak memanfaatkan jalur tersebut.
“Selama ini jalur domisili dan mutasi memang menjadi pilihan utama masyarakat sekitar sekolah,” katanya.
Baca Juga: MTsN 2 Lombok Barat Perkuat Deep Learning dan Kurikulum Berbasis Cinta
Ia mengakui jumlah pendaftar setiap tahun bersifat fluktuatif. Meski demikian, pihak sekolah tetap optimistis target penerimaan dapat tercapai.
Tahun ini SMPN 16 Mataram menargetkan enam rombongan belajar (rombel). Setiap rombel berkapasitas 32 siswa.
“Semoga seluruh kuota bisa terpenuhi sampai tahapan seleksi berakhir,” harapnya.
Editor : Kimda Farida