Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kemenag Kota Mataram Gerak Cepat Perbaiki MTs Badrussalam NW Sekarbela yang Ambruk

Jay • Kamis, 2 Juli 2026 | 05:30 WIB
Kepala Kemenag Kota Mataram Hamdun
Kepala Kemenag Kota Mataram Hamdun

LombokPost- Perbaikan bangunan MTs Badrussalam NW Sekarbela yang ambruk mulai diupayakan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram. Setelah dua ruang kelas roboh, perbaikan akan diusulkan melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Darurat, program kolaborasi Kementerian Agama dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Langkah itu diambil agar proses rehabilitasi dapat segera dilakukan. Dengan begitu, kegiatan belajar mengajar di madrasah kembali berjalan aman.

Kepala Kemenag Kota Mataram Hamdun mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk mempercepat penanganan bangunan madrasah yang ambruk.

Baca Juga: Unram Genjot Kualitas Proposal PKM 2026, Mahasiswa Dibekali Strategi Lolos Tingkat Nasional

"Kita lewat PHTC namanya, program Kementerian Agama dan PU," ujarnya.

Selain mengusulkan bantuan melalui pemerintah pusat, Kemenag Kota Mataram membuka peluang dukungan dari berbagai pihak. Koordinasi telah dilakukan dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan anggota DPR agar proses perbaikan madrasah berlangsung lebih cepat.

“Kita sudah koordinasi dengan Baznas, dengan teman-teman DPR. Terutama dari Baznas juga kan bisa bantu," terang Hamdun.

Baca Juga: Dinas Dikpora NTB Genjot Akreditasi SMK dan SLB, 90 Sekolah Dapat Pendampingan Intensif

Setelah kejadian, tim Kemenag Kota Mataram langsung meninjau lokasi untuk memastikan kondisi bangunan. Penanganan awal dilakukan dengan mengukur area terdampak, memasang garis polisi, serta merencanakan pembongkaran bagian bangunan yang masih berpotensi roboh. Langkah itu dilakukan demi menjaga keselamatan warga sekolah dan masyarakat sekitar.

Berdasarkan data Kemenag, MTs Badrussalam NW Sekarbela yang berlokasi di Jalan Sultan Kaharuddin, Kelurahan Karang Pule, berdiri sejak 1985. Selama lebih dari empat dekade, bangunan itu baru sekali menjalani renovasi besar pada 1995.

Menurut Hamdun, usia bangunan yang sudah cukup tua menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kondisi konstruksi atap semakin rentan.

Baca Juga: Ombudsman NTB Awasi Ketat SPMB 2026, Daftar Ulang Tak Boleh Disertai Pungutan

“Usia bangunan sudah cukup tua. Konstruksi bangunan masih bagus. Cuma di atapnya sudah mau patah,” tutur Hamdun.

Pihaknya sebelumnya telah beberapa kali mengingatkan pihak madrasah agar melakukan rehabilitasi bangunan. Namun, keterbatasan anggaran membuat rencana perbaikan belum dapat direalisasikan.

Melalui usulan perbaikan lewat Program PHTC Darurat, Hamdun berharap rehabilitasi dapat segera terlaksana, sehingga aktivitas pendidikan kembali normal dan keamanan lingkungan madrasah tetap terjamin.

Editor : Rury Anjas Andita
#MTs Badrussalam NW Sekarbela #MTs Badrussalam ambruk #Program PHTC Darurat #Perbaikan madrasah ambruk #Kemenag Kota Mataram