LombokPost — Yayasan Bina Insan Mandiri (YBIM) NTB sukses menggelar kegiatan Rihlah dan Wisuda Al-Qur'an pada Minggu hingga Senin, 5-6 Juli 2026.
Bertempat di Villa Paradeso, kegiatan yang berlangsung selama dua hari satu malam ini diikuti oleh 115 peserta yang terdiri dari pengurus, guru, dan karyawan di bawah naungan yayasan.
Kegiatan tahunan ini dirancang dengan dua agenda utama yang sarat makna.
Baca Juga: Eratkan Silaturahmi, YBIM NTB Tekankan Sinergi Bangun Lembaga Pendidikan dan Ekonomi
Selain sebagai momentum penyegaran (refreshing) setelah satu tahun penuh beraktivitas, agenda ini juga menjadi ruang apresiasi spiritual bagi para pejuang Al-Qur'an di lingkungan YBIM NTB.
Ketua YBIM NTB, Lilik Srihartini, SP, menyampaikan bahwa kegiatan rihlah atau perjalanan bersama ini memiliki esensi penting, tidak sekadar berwisata.
"Rihlah ini bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT (taqarrub), menyegarkan pikiran (refreshing) agar terhindar dari kejenuhan, serta menjalin kekeluargaan (ukhuwah) yang lebih mendalam. Kami berharap setelah agenda ini, menyambut tahun ajaran baru bisa menjadi lebih baik lagi," ujar Lilik.
Di tempat yang sama, nuansa khidmat begitu terasa saat prosesi Wisuda Al-Qur'an dilaksanakan.
Agenda ini menjadi bentuk penghargaan nyata atas dedikasi para guru dan karyawan yang terus berkomitmen menjaga dan menghafal kalamullah di tengah kesibukan mengajar.
Lilik menambahkan, wisuda ini bukan akhir, melainkan pemantik semangat baru.
"Wisuda Al-Qur'an ini bertujuan memberikan apresiasi atas dedikasi menghafal Al-Qur'an, menjaga motivasi, serta memperkuat kompetensi pedagogik dan spiritual guru maupun karyawan YBIM. Tujuannya agar mereka bisa menjadi teladan dan pembimbing yang lebih baik lagi bagi para siswa-siswi," imbuhnya.
Melalui perpaduan kegiatan rekreasi spiritual dan apresiasi Al-Qur'an ini, keluarga besar YBIM NTB diharapkan semakin solid.
Kebersamaan yang terjalin selama di Villa Paradeso diharapkan mampu memperbarui semangat seluruh civitas dalam mengemban amanah di dunia pendidikan.
"Kami berharap Al-Qur'an terus menjadi pedoman dalam setiap langkah pengabdian kita. Semoga kebersamaan yang terjalin ini menjadi wasilah (perantara) lahirnya sinergi, profesionalisme, dan keberkahan yang melimpah dalam menyambut tahun ajaran baru nanti," pungkasnya optimis.
Kegiatan yang ditutup pada Senin siang ini berjalan dengan lancar, menyisakan semangat baru dan senyum optimisme dari 115 peserta untuk menyongsong kalender akademik mendatang.
Editor : Redaksi Lombok Post Online