LombokPost - Menjelang Tahun Pelajaran 2026/2027, SMPN 23 Mataram menggelar kegiatan Tadabur Alam di kawasan Sembalun, Lombok Timur. Kegiatan ini menjadi langkah awal sekolah membangun semangat baru, memperkuat kekompakan guru dan tenaga kependidikan, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan di SMPN 23 Mataram.
Kepala SMPN 23 Mataram Achmad Jauhari mengatakan, Tadabur Alam bukan sekadar kegiatan rekreasi. Tetapi menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membangun soliditas seluruh warga sekolah dalam menghadapi tantangan Tahun Pelajaran 2026/2027.
"Tujuan utama kami adalah menumbuhkan semangat baru bagi warga sekolah, khususnya para guru dan staf beserta keluarga. Kami ingin kekompakan dan kerja sama terjalin erat untuk meningkatkan mutu layanan di sekolah yang semakin hebat," ujar Jauhari, Rabu (8/7).
Baca Juga: Siswi MAN 2 Mataram Lolos Final GYC 2026 di Mesir, Angkat Budaya Rimpu ke Forum Dunia
Menurutnya, Sembalun dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki suasana alam yang sejuk dan memberi penyegaran setelah para guru menjalani berbagai aktivitas pendidikan selama setahun terakhir. Lingkungan yang tenang dinilai menjadi ruang untuk membangun motivasi baru sebelum memasuki tahun ajaran baru.
Selama kegiatan Tadabur Alam, peserta mengikuti berbagai permainan edukatif dan aktivitas kebersamaan. Kegiatan itu dirancang untuk memperkuat komunikasi, kerja sama, serta ikatan emosional antarpegawai. Kekompakan itu diharapkan menjadi modal penting dalam memberikan layanan pendidikan yang semakin berkualitas kepada peserta didik.
Jauhari menambahkan, kepercayaan masyarakat terhadap SMPN 23 Mataram terus meningkat. Karena itu, sekolah berkomitmen menjaga kualitas layanan melalui peningkatan kompetensi guru dan penguatan budaya sekolah.
Baca Juga: SMPN 23 Mataram Bangkit, Seluruh Rombel Kini Terisi Setelah Sempat Kekurangan Siswa
Selain mempertahankan program unggulan seperti pembiasaan akhlak, tahfiz, dan pengembangan kegiatan ekstrakurikuler, SMPN 23 Mataram juga akan memprioritaskan peningkatan kualitas pembelajaran pada Tahun Pelajaran 2026/2027.
Hasil evaluasi sekolah menjadi dasar untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan. Para guru didorong menerapkan pembelajaran mendalam yang aktif, kreatif, menyenangkan, dan berpusat pada peserta didik sesuai arah kebijakan kurikulum terbaru.
“Melalui semangat yang dibangun dalam kegiatan Tadabur Alam, kami optimis kekompakan guru akan menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas sekaligus memperkuat karakter,” pungkasnya.
Editor : Marthadi