Kuliah Sambil Kerja? UT Mataram Tawarkan Sistem Pendidikan Fleksibel

Jay • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 18:40 WIB
Ronny Basista
Ronny Basista

 

LombokPost- Keinginan melanjutkan kuliah sambil kerja kini tak lagi harus terbentur kesibukan. Universitas Terbuka (UT) Mataram menawarkan sistem pendidikan tinggi yang fleksibel sehingga masyarakat bisa kuliah sambil kerja tanpa harus meninggalkan pekerjaan maupun kampung halaman.

Direktur Universitas Terbuka Mataram Ronny Basista mengatakan, sebagai perguruan tinggi dengan sistem terbuka dan jarak jauh, UT Mataram memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tanpa batasan usia maupun tahun kelulusan ijazah SMA.

Sistem itu membuat kuliah sambil kerja menjadi pilihan yang memungkinkan bagi masyarakat yang selama ini terkendala jadwal pekerjaan. Mahasiswa dapat mengatur waktu belajar secara mandiri sesuai dengan aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: SDN 13 Mataram Andalkan Tutor Sebaya, Atasi Keterbatasan Guru

“Berbekal modul UT dan bimbingan belajar mandiri, siapapun kini bisa meraih gelar diploma maupun sarjana tanpa harus mengorbankan karir dan pekerjaan yang sedang dijalani,” ujar Ronny.

Ronny menjelaskan, mahasiswa mendapatkan modul UT sejak proses registrasi. Modul itu menjadi bahan ajar utama selama mengikuti perkuliahan.

“Soal materi pelajaran, mahasiswa tak perlu repot mencari bahan ajar ke sana-kemari karena langsung mendapatkan modul di UT lengkap saat registrasi. Dimana seluruh materi ujian 100 persen bersumber dari modul tersebut,” ucapnya.

Baca Juga: MAN 1 Mataram Dorong Siswa Lanjut Kuliah

Ketersediaan modul itu menjadi salah satu bagian dari sistem kuliah mandiri di UT Mataram. Mahasiswa dapat mempelajari materi sesuai waktu yang mereka miliki tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan.

Konsep pendidikan jarak jauh yang diterapkan UT Mataram memungkinkan masyarakat tetap menempuh pendidikan tinggi dari daerah masing-masing. Artinya, mereka yang sudah bekerja tetapi ingin memperoleh gelar diploma maupun sarjana tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan kuliah.

Namun, fleksibilitas itu tetap membutuhkan kemandirian. Mahasiswa yang kuliah sambil bekerja harus mampu mengatur waktu antara pekerjaan, aktivitas pribadi, dan kewajiban akademik.

Baca Juga: SMKN 1 Jonggat Buka Jurusan Teknik Kimia Industri, Siswa Didorong Jadi Wirausaha

UT Mataram, kata Ronny, tidak sekadar menyerahkan seluruh proses belajar kepada mahasiswa. Sejak awal registrasi, mahasiswa baru mendapatkan pembekalan mengenai manajemen waktu dan keterampilan belajar mandiri. Pembekalan itu diberikan agar mahasiswa mampu menjaga keseimbangan antara kuliah dan pekerjaan.

Ronny menegaskan, konsep pendidikan yang diterapkan UT Mataram berangkat dari prinsip kampus yang mendatangi masyarakat. Sistem terbuka dan jarak jauh dirancang agar akses terhadap pendidikan tinggi semakin luas.

Kemudahan itu sekaligus membuka peluang bagi masyarakat yang sebelumnya merasa pendidikan tinggi sulit dijangkau karena persoalan jarak, usia, pekerjaan, maupun waktu.

Baca Juga: Unram Targetkan 34 Profesor Baru dalam Dua Tahun

“Dengan sistem pendidikan yang fleksibel, UT ingin memastikan keinginan masyarakat untuk melanjutkan kuliah tidak berhenti hanya karena kesibukan bekerja,” pungkasnya.

Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
kuliah sambil kerja kuliah fleksibel kuliah sambil bekerja Universitas Terbuka Mataram UT Mataram