Sejumlah tokoh nasional hadir dalam musda kali ini seperti Ketua Umum Majelis Pertimbangan Organiasasi (MPO) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957, HR Agung Laksono, Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957 Dave Akbarshah Fikarno didampingi Bendum PPK Kosgoro 1957 Hj Sari Yuliati.
Dalam sambutannya Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Dave Akbarshah Fikarno menguraikan Perkembangan Kosgoro 1957 tak dapat dipisahkan dari perkembangan bangsa Indonesia. “Kosgoro, bertekad untuk memanifestasikan jiwa perintisnya dalam karya-karya kecil yang nyata dan yang manfaatnya langsung terasa oleh rakyat.” Ujar Dave.
Karena itu, sesuai semboyannya yaitu pengabdian, kerakyatan dan solidaritas, menurutnya Kosgoro akan terus melakukan pengabdiannya kepada masyarakat, nusa dan bangsa dengan karya dan kekaryaan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Di samping itu, kata Dave, Kosgoro 1957 sebagai salah satu ormas pendiri Partai Golkar memiliki cita-cita yang mengutamakan Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk mensejahterakan rakyat. "Cita-cita itu harus terus diwujudkan Kosgoro 1957 dalam implementasinya sebagai ormas di tengah masyarakat," ujarnya
Sementara itu Bendum PPK Kosgoro Hj sari Yuliati menambahkan terselenggaranya Musda dan Pelantikan Pengurus Kosgoro 1957 Provinsi NTB merupakan "pemanasan mesin" pemenangan Partai Golkar melalui unsur Ormas Pendiri Partai Golkar.
Anggota DPR RI Dapil NTB ini menjelaskan dalam sejarah panjang berdirinya Partai Golkar, Kosgoro bersama SOKSI dan MKGR menjadi Ormas Pendiri (Trikarya) yang masih eksis sampai sekarang yang menjaga kekuatan politik Partai Golkar.
“Konsolidasi Kosgoro 57 Provinsi NTB kemarin juga merupakan Konsolidasi Pemenangan Partai Golkar dalam menghadapi Pemilu 2024, Kosgoro 57 sebagai variabel penting dalam pemenangan Partai Golkar mempunyai tanggung jawab untuk terus melakukan konsolidasi untuk soliditas dan pemenangan Partai Golkar,” ujarnya.
Ketua PDK Kosgoro 1957 NTB, H Abdul Hafid, menegaskan Musda ini merupakan suatu rangkaian proses kaderisasi organisasi dalam rangka merapikan diri untuk mencapai tujuan atau sasaran sebagaimana yang ditargetkan didalam Pedoman Dasar Perjuangan Organisasi Kosgoro.
“Bahwa yang hadir ini adalah Pengurus PDK se-NTB. Disamping digelar Musda PDK Kosgoro, juga akan digelar Musda Barisan Muda Kosgoro (BMK) untuk yang pertama kalinya. Yang dihimpun dari 11 Perguruan Tinggi baik Negeri maupun swasta yang ada di NTB. Mereka ini adalah kader-kader intelektual yang siap membangun karya dan kekaryaan. Menuju sukses konsolidasi membangun Indonesia Maju Bersatu dan Sejahtera,” ungkap sosok yang juga menjabat sebagai Pimpinan Komisi I DPRD NTB ini.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar NTB, H Mohan Roliskana, mengungkapkan pelaksanaan Musda PDK Kosgoro 1957 merupakan momentum yang strategis sebagai ajang konsolidasi sekaligus memperkuat rencana-rencana kerja kedepan berkaitan dengan target organisasi.
“Kami bersyukur bahwa relasi Partai Golkar beserta Ormas Partai Golkar tetap terjalin dengan baik dalam rangka untuk bisa menguatkan kaderisasi dan sekaligus menjadi instrumen dalam menjalankan rencana kerja organisasi, " ujar Wali Kota Mataram ini.
Pihaknya juga menegaskan didalam ekosistem politik saat ini dibutuhkan kerjasama bagi semua pihak dalam melaksanakan tugas-tugas organisasi dan juga memperkuat basis elektoral untuk bisa memenangkan kontestasi politik yang kompetitif.
“Kami berharap mudah-mudahan melalui Musda ini, kemudian rapat-rapat kerja nantinya ini dapat menghasilkan sesuatu yang produktif dan memberikan kontribusi yang nyata bagi perkembangan organisasi termasuk juga kontribusi yang nyata didalam meletakan secara keseluruhan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan upaya kita untuk melakukan rekruitmen kaderisasi dan sekaligus mengamplifikasi berbagai kegiatan-kegiatan partai,” harap Mohan.
Terakhir, Ia menegaskan bahwa sikapnya selalu tetap tegak lurus terhadap apa yang menjadi hasil Munas dan tetap melaksanakan tugas-tugas sebagaimana yang diarahkan oleh MPO. “Agar melaksanakan tugas-tugas untuk melakukan sosialisasi dan menyebarkan informasi, ide-ide dan gagasan yang disampaikan oleh Ketua Umum dalam rangka untuk menghasilkan sesuatu yang signifikan terhadap perkembangan politik dimasa tahun 2024 mendatang,” pungkasnya. (Golkar NTB/ADV/r2)
Editor : Administrator