Pria yang akrab disapa Mamiq Muhyi ini, siap bertarung dengan membawa panji Partai Gerindra. Hal ini tidak lepas pula dari sikap politik ormas NW yang memang telah memutuskan partai besutan Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto itu sebagai sarana perjuangan politiknya pemilu 2024.
“Komitmen perjuangan apabila terpilih adalah pendidikan agar masyarakat dapat menikmati beasiswa prestasi, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu,” katanya, kemarin (23/8).
Apa yang menjadi komitmen perjuangan Mamiq Muhyi tidak berbeda dengan aktivitas yang selama ini digelutinya. Ia diketahui saat ini menjabat sebagai rektor Universitas Nahdlatul Wathan (UNW).
“Beasiswa yang dapat mengantarkan masyarakat menikmati pendidikan tidak hanya di dalam negeri, tetapi kalau bisa go internasional, kemudian pengembangan literasi yang sesuai dengan budaya dan kearifan lokal di NTB,” paparnya.
Mamiq Muhyi maju di pemilihan legislatif (Pileg) DPRD NTB 2 Dapil Lombok Barat-Lombok Utara. Muhyi juga selama ini aktif dalam keorganisasian yang didirikan oleh Maulana Syaikh TGH Zainuddin Abdul Majid dengan menduduki posisi Katib Aam Dewan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW).
Sebagai figur yang sudah malang-melintang di NTB, Muhyi pernah dua kali menjabat sebagai anggota DPD dan sempat duduk di DPRD NTB pada 2014 lewat dapil Lombok Barat-Lombok Utara. Kemudian, pernah ikut dalam pemilihan gubernur (Pilgub) NTB 2013 silam.
Kini atas keputusan ikhtiar politiknya, Mamiq Muhyi bertekad maju, memperjuangkan aspirasi masyarakat khususnya di dapil tempatnya berlaga dengan fokus pada pendidikan. Di samping itu, membangun kemitraan dengan sekolah-sekolah dan Perguruan Tinggi guna membangun kecerdasan masyarakat dan penguatan masyarakat sipil.
“Akses dan kualitas pendidikan di NTB khususnya di Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Utara,” tekannya.
Ia menyebut, di balik keputusannya tampil di Pileg 2024, tidak lepas dari dukungan banyak pihak, golongan, dan lapisan masyarakat. Ada yang dari kalangan tokoh agama, mahasiswa, pemuda, dan sebagainya.
Dapil NTB 2 Lombok Barat-Lombok Utara merupakan dapil dengan jumlah kursi terbesar yakni 12 kursi. Pada Pemilu 2019 lalu Gerindra sukses meloloskan dua kadernya yakni atas nama Nauvar Furqani Farinduan dan Sudirsah Sujanto.
Dalam Daftar Calon Sementara (DCS) yang diterbitkan oleh KPU, Mamiq Muhyi ada di urutan nomor 12. (zad/r2)
Editor : Redaksi Lombok Post