LombokPost--Godaan untuk mencoba peruntungan nasib di jalur politik tengah menghampiri Dirut Muhsinin Tour and Travel H Ahmad Muharis.
Dukungan maju di Pilkada Lombok Tengah (Loteng) mulai disuarakan sejumlah pihak.
Namun pria asal Darek, Loteng ini tak ingin buru-buru tergiur. Dia lebih memilih menahan diri sambil mengamati situasi dan fakta di lapangan.
“Lebih baik kita wait n see (menunggu dan melihat) saja lah dulu di lapangan seperti apa,” kata Haji Haris, sapaannya kepada Lombok Post, Senin (22/4).
Haris membenarkan kalau dukungan dari elemen masyarakat sudah disampaikan secara langsung dan tidak langsung ke dirinya.
Mereka rata-rata menyampaikan kesiapan turun ke masyarakat untuk menggalang dukungan buatnya.
Meski begitu, bos travel umrah dan haji ini kembali menegaskan enggan menyatakan sikap politik terlalu dini.
Dia juga belum membuka kran komunikasi dengan sekelompok masyarakat yang dikabarkan siap mendukungnya.
“Masih suasana Lebaran (dulu) dan saya tidak ingin salah langkah,” ujarnya.
Haji Haris menyadari, di dunia politik dirinya masih belum berpengalaman.
Dia juga belum pernah masuk atau bergabung dalam parpol.
Pengalaman yang masih seumur jagung inilah yang membuatnya harus lebih berhati-hati dalam berpolitik.
Dia tidak ingin terlena dengan janji-janji manis dari pihak tertentu tanpa mengetahui fakta di lapangan.
“Kalau memang masyarakat di Lombok Tengah memang menginginkan saya maju (di Pilkada) ya baru saya putuskan sikap politik saya,” ujarnya.
Di sisi lain, penjajakan komunikasi dengan parpol belum dilakukan Haji Haris.
Dia masih belum ingin terlalu serius menanggapi suara dukungan yang dihembuskan sekelompok orang.
Namun jika ternyata dukungan parpol, para tokoh serta masyarakat untuknya begitu besar untuk maju di Pilkada, dia memastikan akan berpikir ulang menentukan seperti apa langkah yang akan diambil.
“Logikanya, siapa yang tidak ingin terpanggil membangun daerahnya jika sudah mengantongi dukungan masyarakat,” ucapnya.
Selama masa penjajakan ini, Haji Haris mengakui akan memantau hasil survei elektabilitasnya.
Jika memang hasilnya baik maka dia akan menentukan langkah selanjutnya sambil meluruskan niat dan meminta restu keluarga.
Begitupula sebaliknya, jika hasil survei rendah maka dia akan tetap fokus di bisnisnya. (ksj)
Editor : Kimda Farida