Hal itu disampaikan komisioner Bawaslu NTB Hasan Basri mengingat agenda Reses DPRD NTB yang berlangsung di tengah masa kampanye Pilkada serentak NTB 2024.
“Saya pikir hal ini sudah sangat jelas. Kita sudah mengimbau tim pemenangan, khususnya teman-teman yang ada di DPRD untuk tidak menggunakan fasilitas di parlemen untuk berkampanye. Termasuk reses,” kata Hasan.
Wakil Ketua DPRD NTB Lalu Wirajaya membenarkan sebanyak 65 anggota DPRD akan turun ke masyarakat dalam rangka menyerap aspirasi. Politisi Gerindra tersebut memaparkan hasil reses pertama untuk DPRD periode 2024-2029 akan menjadi program yang akan dilaksanakan oleh pemerintah pada APBD Perubahan 2025.
“Dan semua aspirasi masyarakat di daerah pemilihan akan diperjuangkan untuk bisa masuk dalam perencanaan program yang akan diinput pada Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD),” ujar Wirajaya. (tih/r2)
Editor : Redaksi Lombok Post