Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lima Kandidat Adu Kuat di Muswil PAN NTB, Semua Calon Punya Peluang Sama

nur cahaya • Kamis, 24 April 2025 | 15:48 WIB

 

Muhamad Aminurlah
Muhamad Aminurlah
 

LombokPost - Pengurus DPW Partai Amanat Nasional (PAN) NTB Muhamad Aminurlah menerangkan Musyawarah Wilayah (Muswil) PAN NTB akan diselenggarakan pada Sabtu 26 April 2025.

Adapun Ketua DPW PAN NTB yang baru akan dipastikan pada Muswil tersebut. 

“Mengenai itu (Ketua,red), kita lihat siapa formatur yang dibacakan oleh DPP. Dan semua masih memiliki peluang,” kata Aminurlah atau yang akrab disapa Maman pada awak media saat ditemui di Kantor DPRD NTB, Rabu (23/4). 

Muswil nanti rencananya akan dihadiri Wamen Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.

Kata Maman, kehadiran Bima dikarenakan juga oleh posisinya sebagai koordinator pemenangan PAN di NTB. 

“Malam ini rencana kami akan merapatkan mengenai lokasi Muswil,” terangnya. 

Adapun kandidat kuat yang diprediksi masuk dalam formatur pengurus inti DPW PAN NTB berjumlah lima orang.

Ditanya mengenai dirinya, Maman menegaskan jika semua nama yang masuk mendaftarkan diri memiliki peluang yang sama. 

Photo
Photo

“Ya sepanjang belum dibacakan DPP, semua memiliki peluang yang sama. Jadi banyak itu nama, pertama saya sendiri, ada Abdullah Muis Konco, Bupati Lobar (Lalu Ahmad Zaini,red), pak Muazzim, ya buktinya beliau masih mendaftar, dan Dr Talib,” terangnya. 

Sebelumnya pengamat politik NTB Dr Ihsan Hamid menilai Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (LAZ) memiliki peluang cukup besar memimpin Partai Amanat Nasional (PAN) NTB.

Apalagi setelah Ketua DPW PAN NTB saat ini Muazzim Akbar telah didaulat sebagai pengurus inti di DPP PAN. 

“Awalnya memang akan cukup sulit menggeser Muazzim, namun dengan kondisi saat ini, mau tidak mau ada harus ada pengganti,” kata Ihsan.

Peluang LAZ dinilai lebih terbuka dari kader lainnya.

Ia mengatakan, kriteria pemilihan ketua wilayah PAN saat ini sudah mengarah pada sistem partai penguasa pada umumnya yang minim dinamika karena tersentral di pusat. 

Berbicara mengenai pilihan DPP, kader yang dipilih tentunya kader yang memiliki sumber daya. Baik sumber daya finansial, jaringan, dan juga massa. 

Dari bacaan itu, kasta tertinggi kader potensial adalah yang posisinya menjadi pemimpin daerah. Dari tiga indikator itu, LAZ dinilai akan menjadi magnet baru bagi PAN.

Kendati sejumlah kader PAN yang juga menjadi kepala daerah di pulau Sumbawa turut bertarung, namun posisi geografis LAZ di bagian barat dinilai lebih menguntungkan. 

“Secara politik LAZ juga tidak bisa dianggap remeh. Dia berpotensi mengalami perkembangan dan bisa jadi maju ke Provinsi di periode berikutnya,” ujar Ihsan. (tih/r2)

Editor : Kimda Farida
#DPP #DPRD #dpw #NTB #PAN